Puri > Laporan Utama

Pilgub DKI Jakarta 2017

Sandiaga Uno Sebut Akan Bawa Data Saat Debat Pilkada

Rabu, 11 Januari 2017 11:26 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Sandiaga Uno. (Adi)
Sandiaga Uno. (Adi)

Share this





Selain membaca buku,Cawagub Sandiaga Uno sebut juga memperhatikan data DKI.

GROGOL PETAMBURAN - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta memastikan akan mengggelar debat Cagub-Cawagub, pada Jumat (13/1/2017) mendatang. Ketiga pasangan calon (Paslon) juga dipastikan hadir melaksanakan rangkaian Pilkada itu.

Ketiga Paslon tentu mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Tak terkecuali Cawagub bernomer urut tiga, Sandiaga Salahuddin Uno.

Bukan sekadar membaca buku guna menggali ilmu politik, namun dia menyebutkan akan membawa sejumlah data dalam debat nanti.

"Data itu merupakan paparan program yang bukan hanya membahas angka-angka, melainkan realitas kehidupan masyarakat,”ungkap Sandi setelah senghadiri perkumpulan ribuan Kader dan pendukungnya, di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017).

Data itu, menurutnya merupakan hasil kunjungannya ke berbagai lokasi di Jakarta. Data itu, lebih mengangkat problematika yang dialami masyarakat metropolitan.

"Begitu banyak masalah yang dialami masyarakat. Terutama persoalan tingkat kesejahteraan,"katanya.

Pencalonan Sandi, yang juga diusung Gerindra dan PKS ini mengklaim, fokus pada kehidupan masyarakat Jakarta yang lebih baik. Tak sedikit, masyarakat yang mengeluhkan kepadanya, terkait kesulitan selama hidup di Jakarta.

"Anies-Sandi memastikan tak hanya melihat angka, tapi memajukan kesejahteraan masyarakatnya. Terutama pada ketersediaan lapangan pekerjaan,"katanya.







Puri > Laporan Utama

Gagal Bikin KJP, Warga Kota Bambu Curhat ke Sandiaga

Rabu, 01 Februari 2017 16:52 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Adi Wijaya

Sandiaga Uno sat berkampanye di Jalan Kota Bambu Utara III RT02/06, Kelurahan Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (1/2/2017).
Sandiaga Uno sat berkampanye di Jalan Kota Bambu Utara III RT02/06, Kelurahan Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (1/2/2017).

Share this





Sandiaga Uno menilai kesalahan pendataan KJP saat ini tidak melibatkan RT/RW. Padahal, RT/RW lah yang mengetahui kondisi perekonomian warganya.

PALMERAH – Seorang warga Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat, Nur Aisah (36) mengeluhkan proses pembuatan Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang tidak merata. Keluhan tersebut disampaikan kepada Cawagub bernomer urut tiga, Sandiaga Uno saat berkampanye di Jalan Kota Bambu Utara III RT02/06, Kelurahan Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (1/2/2017).

"Saya sudah empat kali mengajukan KJP, namun tak pernah mendapatkannya," kata Nur saat ditemui di Jalan Kota Bambu Utara III RT02/06, Kelurahan Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (1/2/2017).

Menanggapi hal itu, Cawagub Sandiaga Uno mengatakan, akan memperbaiki proses pendataan di Jakarta. Tak terkecuali KJP. "Tentu kami prihatin akan hal itu," ucap Sandi.

Menurutnya, kesalahan pendataan KJP saat ini tidak melibatkan RT/RW. Padahal, RT/RW lah yang mengetahui kondisi perekonomian warganya. "Jika terpilih nanti, kami akan melibatkan RT/RW. KJP akan kami prioritaskan kepada warga miskin," tutupnya.







Puri > Laporan Utama

Sandiaga Sebut PKL dapat Gelar Lapak di Trotoar

Senin, 23 Januari 2017 18:37 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Sandiaga Uno di Kedoya. (Adi)
Sandiaga Uno di Kedoya. (Adi)

Share this





Cawagub DKI Jakarta Sandiaga Uno bicara dukungan PKL di trotoar jalanan Jakarta.

KEBON JERUK - Berbagai cara dilakukan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta demi meraih suara warga dalam Pilkada nanti.

Seperti yang dilakukan Cawagub bernomer urut tiga, Sandiaga Salahuddin Uno. Dia rela menerobos peraturan daerah (Perda) No 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum. 

Demi meraih hati para Pedagang Kaki Lima (PKL) liar, Sandi justru memperbolehkan penggunaan trotoar sebagai lokasi berjualan.

Padahal, dalam lanjutan Perda tersebut justru tertera Pasal 25 ayat 2 yaitu berisi bahwa PKL liar akan dikenakan sanksi kurungan pidana 60 hari atau denda maksimal  Rp 20 juta jika berjualan di atas trotoar.

"Bisa saja kami gunakan trotoar untuk lokasi berjualan,"papar Sandi di kawasan Kedoya, Kebon Jeruk,Jakarta Barat, pada Senin (23/1/2017).

Sandi berdalih, akan melakukan rekayasa lalu lintas bagi pejalan kaki di trotoar. Para PKL diperbolehkan berjualan pada jam sibuk dari pukul 06.00 WIB - 08.00 WIB. 

"Jadi para pedagang yang berjualan di trotoar akan ramai dikunjungi pembeli yang berjalan kaki di trotoar,”pungkasnya.

Lebih jauh, dia memaparkan, akan membeli sejumlah lahan kosong tak terpakai. Berapa pun biayany, kata dia, itu dilakukan guna meningkatkan status para PKL.

"Jadi kami berkomitmen, mereka bisa lebih meningkatkan statusnya. Dari PKL liar menjadi PKL binaan,"katanya.

 







Puri > Laporan Utama

Ormas Bagi Sandiaga Uno

Senin, 23 Januari 2017 18:13 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Sandiaga Uno meladeni warga saat kampanye di kawasan Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. (Adi)
Sandiaga Uno meladeni warga saat kampanye di kawasan Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. (Adi)

Share this





“Tidak ada kompromi, anarki sudah masuk ke ranah hukum.”

KEBON JERUK - Tak bisa dipungkiri, saat ini banyak bermunculan berbagai organisasi masyarakat (Ormas). Berdalih demokrasi, justru mereka rentan melakukan aksi anarki saat menyampaikan aspirasi.

Tak sedikit, aksi anarkis itu mengakibatkan banyak korban. Contohnya, saat aksi 212 di depan Istana Negara, pada 2 Desember 2016 lalu.

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta bernomer urut tiga, Sandiaga Salahuddin Uno ternyata merasa geram.

"Tidak ada kompromi, anarki sudah masuk ke ranah hukum. Kami juga akan menjembatani permasalahan itu," ujar Sandi usai berkampanye di Jalan Puri Kembangan, gang Pandan No. 9, RT11/05, Kelurahan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (23/1/2017).

Sandi berdalih pembubaran ormas bukan domain pemerintah provinsi (Pemprov). Melainkan, kata dia, domain pemerintah pusat. Pemprov hanya bersinergi menjalankan tugas dengan pemerintah pusat.

"Kalau kami melihat semua punya peran dan tanggung jawab masing-masing," paparnya.

Lebih jauh, dia menerangkan, Anies-Sandi berkomitmen mempersatukan bangsa. Ormas melakukan anarki, menurutnya lantaran kesal aspirasinya tak didengarkan para penanggung jabatan.

"Kami akan berikan akses pendidikan yang baik," pungkasnya, kembali ungkap program bareng Anies Baswedan.

 







Puri > Laporan Utama

Warga Keluhkan BPJS, Sandiaga Langsung Berbagi Janji

Senin, 23 Januari 2017 17:54 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Cawagub DKI Jakarta Sandiaga Uno. (Adi)
Cawagub DKI Jakarta Sandiaga Uno. (Adi)

Share this





Keluhan warga langsung didengarkan Cawagub DKI Sandiaga Uno dalam mengatasi persoalan BPJS.

KEBON JERUK - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta bernomer urut tiga, Sandiaga Salahuddin Uno menanggapi serius curhatan warga terkait BPJS Kesehatan. Keluhan itu ia dengarkan saat berkampanye di Jalan Puri Kembangan, Gang Pandan I RT11/05, Kelurahan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin (23/1/2017).

Salah satunya Tari. Dia mengeluhkan penggunaan BPJS Kesehatan yang tidak konsisten. Sepengalamannya, saat akan memakai jasa BPJS untuk sang ibu, ia mengaku pernah ditolak di salah satu rumah sakit.

Dengan alasan, ujarnya, tidak sesuai domisili. Padahal, BPJS Kesehatan milik ibundanya itu bukanlah BPJS golongan gratis, tetapi berbayar premi.

"Keadaan saat itu sedang darurat. Namun, ibu saya ditolak dan harus dipindahkan ke rumah sakit lain dengan alasan BPJS Kesehatan," tutur Surprihatin, warga Jalan Puri Kembangan, gang Pandan No. 9, RT11/05, Kelurahan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (23/1/2017).

Mendengar hal itu, seakan kesempatan Sandi memaparkan Kartu Jakarta Sehat (KJS) Plus, yang menjadi salah satu program andalannya.

Angin segar seakan datang, warga pun menyambutnya dengan suka cita. Riuhan tepuk tangan bergemuruh di lokasi kampanye.

"Warga Jakarta nggak perlu khawatir. Ini kami punya program KJS Plus. Semua biaya pengobatan gratis," ujarn Sandi.

Sandi menjelaskan, KJS Plus tersebut memiliki program pendampingan. Warga, dikatakannya yang hendak berobat dapat berdiskusi untuk memilih lokasi rumah sakit. 

"Jadi nanti ada tim. Mereka akan merekomendasikan warga yang hendak berobat. Nggak ada lagi penolakan rumah sakit,"pungkasnya.

 







Puri > Laporan Utama

Warga Tanjung Duren Curhat dengan Sandiaga Uno

Rabu, 11 Januari 2017 13:00 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Sandiaga Uno di hadapan warga Tanjung Duren dengan mayoritas Ibu-ibu, Selasa (10/1/2017). (Adi)
Sandiaga Uno di hadapan warga Tanjung Duren dengan mayoritas Ibu-ibu, Selasa (10/1/2017). (Adi)

Share this





Warga deiberi kesempatan curhat dengan Sandiaga Uno di Tanjung Duren, Jakarta Barat.

GROGOL PETAMBURAN - Cawagub bernomer urut tiga, Sandiaga Salahuddin Uno hadir dalam acara perkumpulan sekitar 2.500 kader dan pendukungnya, di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017) .

Tak hanya memaparkan program kerja jika terpilih, dalam acara itu, Sandi juga menyempatkan berdialog dengan warga.

Pertanyaan pertama muncul dari seorang ibu pengajian, Wasiah. Dia mencurihati hilangnya kegiatan pengajian tahunan yang diadakan Pemprov DKI Jakarta, di Jalan Suropati, Jakarta Pusat sejak era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Padahal, kegiatan itu rutin digelar dimasa kepemimpinan sebelumnya.

"Saya rindu pengajian itu. Kami tak lagi dapat bersilaturahmi dengan umat Islam lainnya,"tutur Wasiah, saat berdialog bersama Sandi, di hadapan ribuan kader dan pendukungnya, di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017).

Pertanyaan kedua muncul dari Ridwan, warga kelurahan Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat. Dia mengeluhkan, minimnya tempat bermain bagi anak.

Tempat bermain yang dibuat semasa jabatan Ahok dicermatinya hanya berada dilingkungan elit. Bukan berada di perkampungan kumuh seperti lokasi tempat tinggalnya.

"Daerah terpencil seperti tempat tinggal kami tak ada tempat bermain anak. Ini menghawatirkan bagi orang tua,"katanya.

Menjawab curhatan itu, Sandi menjawabnya dengan lantang. Dia memastikan akan kembali menghidupkan pengajian tahunan itu.

"Insya Allah, semua program kami akan sesuai kebutuhan masyarakat. Bahkan, kami memiliki program KJS Plus, yang juga dapat dinikmati para pemuka agama, guru ngaji, hingga marbot dalam pelayanan kelas satu,"pungkas pasangan Anies Baswedan itu.

 







Puri > Laporan Utama

Warga Curhat dengan Sandiaga Uno dari Berbagai Persoalan

Rabu, 11 Januari 2017 11:12 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

 Sandiaga Uno di hadapan warga Tanjung Duren dengan mayoritas Ibu-ibu, Selasa (10/1/2017). (Adi)
Sandiaga Uno di hadapan warga Tanjung Duren dengan mayoritas Ibu-ibu, Selasa (10/1/2017). (Adi)

Share this





Warga deiberi kesempatan curhat dengan Sandiaga Uno di Tanjung Dure, Jakarta Barat.

GROGOL PETAMBURAN - Cawagub bernomer urut tiga, Sandiaga Salahuddin Uno hadir dalam acara perkumpulan sekitar 2.500 kader dan pendukungnya, di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017).

Tak hanya memaparkan program kerja jika terpilih, dalam acara itu, Sandi juga menyempatkan berdialog dengan warga.

Pertanyaan pertama muncul dari seorang ibu pengajian, Wasiah. Dia mencurihati hilangnya kegiatan pengajian tahunan yang diadakan Pemprov DKI Jakarta, di Jalan Suropati, Jakarta Pusat sejak era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Padahal, kegiatan itu rutin digelar dimasa kepemimpinan sebelumnya.

"Saya rindu pengajian itu. Kami tak lagi dapat bersilaturahmi dengan umat Islam lainnya,"tutur Wasiah, saat berdialog bersama Sandi, di hadapan ribuan kader dan pendukungnya, di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017).

Pertanyaan kedua muncul dari Ridwan, warga kelurahan Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat. Dia mengeluhkan, minimnya tempat bermain bagi anak.

Tempat bermain yang dibuat semasa jabatan Ahok dicermatinya hanya berada dilingkungan elit. Bukan berada di perkampungan kumuh seperti lokasi tempat tinggalnya.

"Daerah terpencil seperti tempat tinggal kami tak ada tempat bermain anak. Ini menghawatirkan bagi orang tua,"katanya.

Menjawab curhatan itu, Sandi menjawabnya dengan lantang. Dia memastikan akan kembali menghidupkan pengajian tahunan itu.

"Insya Allah, semua program kami akan sesuai kebutuhan masyarakat. Bahkan, kami memiliki program KJS Plus, yang juga dapat dinikmati para pemuka agama, guru ngaji, hingga marbot dalam pelayanan kelas satu," pungkasnya pasangan Anies Baswedan itu.

 







Puri > Laporan Utama

Ini 3 Tips Sandiaga Uno untuk Para Kader

Rabu, 11 Januari 2017 10:56 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Anies-Sandiaga Uno.
Anies-Sandiaga Uno.

Share this





Sandiaga Uno memiliki cara bicara mengedepankan warga Jakarta.

GROGOL PETAMBURAN - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) semakin dekat. Tepatnya, 15 Februari 2017, warga DKI Jakarta akan kembali memilih gubernur dari tiga pasang calon yang ada.

Menyikapi hal itu, Cawagub bernomer urut tiga, Sandiaga Salahuddin Uno nampak terus memperbaiki sistem kaderisasi. Para kader, diimbau lebih aktif membujuk warga agar dapat memilihnya.

"Kami tidak dilatarbelakangi orang hebat. Tapi warga Jakarta lah yang hebat mempercayai kami," ujarnya saat di depan ribuan kader dan pendukungnya, di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017).

Dalam acara itu, Sandi pun memaparkan program unggulan jika terpilih nanti. Salah satunya, Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang akan dinikmati seluruh warga Jakarta berumur 6-21 tahun.

Berbeda pada program KJP sebelumnya, yang tak dapat diuangkan. KJP Plus miliknya diklaim dapat diuangkan. Sebab, sekolah membutuhkan ongkos dan biaya makan. Tak sekadar perlengkapan sekolah, seperti buku dan tas.

"KJP Plus bisa dinikmati hingga tingkat pendidikan perguruan tinggi,"ujarnya.

Tiga tips yang diberikan Sandi, yakni :

1. Bujuk tetangga, kanan, kiri, depan, belakang rumah agar memilih kami.
2. Aktifkan media sosial, agar teman dan karib jauh bisa ikut terbujuk memilih kami.
3. Saat Pilkada, pastikan lakukan pengawasan ketat. Jangan ada kecurangan, yang dapat merugikan kita.

 

 







Puri > Laporan Utama

Sandi : Persiapan Menjelang Pilkada Kian Matang

Rabu, 11 Januari 2017 09:49 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter :

Sandiaga Uno di GOR Tanjung Duren, Jakarta Barat. (Adi)
Sandiaga Uno di GOR Tanjung Duren, Jakarta Barat. (Adi)

Share this





Menjelang hari pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017, Cawagub Sandiaga Uno mengaku sangat sudah siap.

GROGOL PETAMBURAN - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta terhitung 35 hari lagi. Persiapan tiap pasangan cagub dan cawagub kian gencar. Tak terkecuali cawagub Sandi Salahuddin Uno.

Dia mengatakan, persiapan Pilkada Jakarta bersama para kader terus digencarkan. Terutama peraihan suara dalam Pilkada, pada 15 Februari nanti.

"Kader harus terus bekerja. Mengajak warga Jakarta memilih Anies-Sandi,"tutur Sandi saat ditemui di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017).

Tak terkecuali di Jakarta Barat, Sandi menjelaskan wilayah ini merupakan demografis pemilih terpenting. Mobilisasi kader merekrut calon suara baginya pun harus terus dilakukan.

"Saya lihat semakin hari, hasil kerja para kader semakin baik. Banyak warga yang mendukung Anies-Sandi," ungkapnya.

Diketahui, saat ini sebanyak 2.500 kader dan pendukung paslon bernomer urut nomer tiga ini berkumpul di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Mereka nampak antusias, bersorak saat Sandi memaparkan program kerjanya jika terpilih nanti.

 







Puri > Laporan Utama

Kumpul Para Kader, Sandi Disambut Palang Pintu

Rabu, 11 Januari 2017 09:38 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Sandiaga Uno disambut atraksi palang pintu di GOR Tanjung Duren.  (Adi)
Sandiaga Uno disambut atraksi palang pintu di GOR Tanjung Duren. (Adi)

Share this





Sandiaga Uno kembali menarik perhatian para kader kala menghadiri acara di GOR Tanjung Duren.

GROGOL PETAMBURAN - Sebanyak 2.500 kader dan pendukung Paslon Anies-Sandi membanjiri GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017) kemarin.

Mereka nampak kegirangan, saat Sandi baru saja turun dari mobil rombongan. Lambaian tangan dan berebut selfie tak terhindarkan. Tak hanya itu, petasan rentet pun menyambut kedatangannya.

Baru saja dirinya memasuki pintu aula GOR Tanjung Duren, dua jawara Betawi dari sanggar Beksi Kong Nian beraksi. Palang Pintu seakan menjadi kewajiban di acara tersebut. Meski sesak dikerumuni kader, pertarungan jawara itu dimulai dengan adu pantun.

Sengitnya berbalas pantun tak bisa jua memudahkan Sandi memasuki aula. Hingga akhirnya, kedua jawara berpakaian Pangsi serta berbekal golok bertarung selama lima menit.

Diakhir cerita, jawara pengusung Sandi akhirnya memenangkan pertarungan itu. Sandi pun melenggang masuk ke aula GOR. Namun sebelum masuk, Sandi tak malu memperagakan jurus silat yang dimilikinya dihadapan ribuan kader pendukungnya.

"Terimakasih sudah mempersilahkan kami masuk," ujar Sandi kepada jawara lawannya itu.

Saat ini, acara berlangsung dengan penampilan tarian Betawi. Tak luput, senam khas Anies-Sandi sempat juga diperagakan ribuan kader di atas panggung setinggi sekitar 50 sentimeter.