Senin, 06 Agustus 2018 13:19:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : Adi Wijaya
Polisi Jerat 4 Penyuplai Narkotika 30,3 Kilogram Hukuman Mati
Empat penyuplai Narkotika juga kerap terlibat dalam kejahatan jalanan.
Foto : Adi Wijaya
 

PALMERAH - Empat pelaku berinisial FJ, TH, RZ, dan MDL tertunduk lemas usai ditangkap aparat Kepolisian Metro Jakarta Barat. Dari keempatnya, polisi menyita Narkotika jenis sabu seberat 30,3 kilogram dan uang senilai Rp 2,3 miliar.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Polisi Hengky Haryadi memastikan keempat pelaku menerima hukuman setimpal. Yakni Pasal 114 Ayat 2 (mengedarkan), Sub 112 ayat 2 (memiliki atau menguasai), dan Juncto 132 (secara bersama-sama atau mufakat jahat) dan 137 (Pencucian Uang) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Maksimal, mereka itu bisa dipidana mati atau penjara seumur hidup," tegas Hengky, saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta, Senin (6/8/2018).

Penyelidikan terhadap kasus tersebut masih berlangsung meski keempat pelaku telah diamankan. Terutama, terkait Narkotika dengan kejahatan jalanan yang marak terjadi beberapa pekan lalu.

"Yang masih kami analisa, untuk apa mereka itu mengonsumsi sabu? Apakah agar bisa hilangkan rasa takut dan empatinya ketika lakukan kejahatan jalanan, atau memang murni ingin menambah penghasilan (ekonomi) atau memang keempat pelaku (FJ, TH, RZ, MDL) telah ketergantungan (narkoba sabu). Ini yang juga masih dilakukan penyelidikan," jelasnya.

Kejahatan jalanan yang dimaksud adalah penjambretan hingga pencurian kekerasan (curat) ataupun pencurian dengan kekerasan (curas). Diketahui juga keempat pelaku memiliki hubungan dengan kelompok jambret ternama 'Tenda Orange' di Teluk Gong, Jakarta Barat.

"Kasus ini rangkaian pengungkapan. Bisa diketahui dari penangkapan sebanyak delapan tersangka anggota kelompok jambret tenda orange semuanya positif narkoba. Maka pemikiran kami apakah sebenarnya tujuannya keempat pelaku jadi penyuplai sabu ? Ini yang masih kita selidiki," tutupnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda