Puri > Laporan Utama

Pemkot Jakarta Barat Dorong Budaya Pemilahan Sampah

Kamis, 12 Oktober 2017 13:06 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ronald P. Gerson

Pemilahan sampah
Ilustrasi: Pemilahan dan pengolahan sampah. (Foto: blogger)
Foto : istimewa

Share this








Dalam rangka program Adipura 2017-2018, Pemkot Jakarta Barat meminta semua pihak untuk membudayakan pemilahan sampah di wilayah masing-masing.

PURI - Dalam rangka program Adipura 2017-2018, Pemkot Jakarta Barat meminta untuk penanganan permasalahan seperti pengelolaan sampah di masing-masing wilayah segera ditangani bersama. 

Untuk itu, Sekretaris Kota (Seko) Jakarta Barat Eldi Andi meminta setiap kantor pemerintahan harus memiliki tiga tempat pemilahan sampah. Hal tersebut, dilakukan agar aparatur sipil negara (ASN) membiasakan diri memilah sampah. 

"Jangan sampai ada tempat sampah sendirian. Saya mohon kantor kelurahan, kecamatan, rumah sakit, dan pasar untuk menempatkan tiga tempat pemilahan sampah, yakni organik, anorganik dan B3 (limbah)," ujarnya.

Eldi meminta kegiatan tersebut seharusnya tidak hanya dilaksanakan karena adanya program Adipura saja. Tetapi, bisa dijadikan sebuah budaya agar masyarakat bisa paham dan mengerti dalam memilah sampah. 

"Jadi tidak hanya menangani masalah saat persiapan penilaian Adipura, sebisa mungkin dimulai dari sekarang. Seperti membudayakan masyarakat dalam memilah sampah," katanya.

Para Lurah juga diminta untuk memberikan sosialisasi pemilahan sampah di wilayahnya masing-masing.  Minimal, sarana untuk pemilahan sampah sudah tersedia. 
Permasalahan selama ini adalah pengadaan LPS (lokasi pembuangan sampah) sehingga masih ada sampah yang tidak terangkut. 

"Tinggal prosesnya yang harus dilakukan secara berkesinambungan, sehingga kualitas lingkungan perkotaan di Jakarta Barat nantinya dapat meraih Adipura," tandasnya.