Puri > Laporan Utama

Pilkada DKI 2017

Panwaslu Sebut Fraksi PDI-P Pengirim Sembako di Palmerah

Senin, 17 April 2017 10:20 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Denisa Tristianty

Mobil pick up berisi sembako di Palmerah. (Panwaslu Jakarta Barat)
Mobil pick up berisi sembako di Palmerah. (Panwaslu Jakarta Barat)
Foto : istimewa

Share this








Selang beberapa jam, Panwaslu Jakarta Barat mengantongi nama pelaku pengirim sembako bahan kampanye hitam di Palmerah.

PALMERAH – Penyitaan sejumlah sembako dalam tiga mobil pick up di sebuah rumah RT 10/RW 09 Palmerah oleh Panwaslu Jakarta Barat sudah mendapat titik terang. Ketua Panwaslu Jakarta Barat Puadi mengatakan barang-barang sembako itu dikirim oleh seorang anggota DPRD Sukoharjo, fraksi PDI-P.

“Untuk penemuan sembako di Palmerah dari hasil investigasi kami di tingkat kelurahan, itu dikirim pelaku atas nama Gorda, fraksi PDI-P, DPRD Sukoharjo. Kami tidak menyebutkan dari paslon mana, tapi fraksi PDI-P,” kata Ketua Panwaslu Jakarta Barat Puadi saat dihubungi Infonitas.com di Jakarta, Senin (17/4/2017).

Baca : Panwaslu Sita 3 Mobil Isi Sembako di Palmerah

Saat ditanya tujuan pengiriman sembako, Puadi menegaskan hanya DKI Jakarta yang melakukan pemilihan putaran dua dari 101 wilayah Pilkada Serentak 2017. Seperti diketahui, putaran dua Pilkada DKI Jakarta hanya diisi oleh dua paslon yang didukung oleh PDI-P sebagai partai pendukung utama yaitu Basuki-Djarot dan Gerindra sebagai partai pendukung utama untuk pasangan calon Anies-Sandi.

“Pengiriman barang bisa dari wilayah mana saja, tapi tujuannya untuk Pilkada DKI bisa saja. Ini baru hasil klarifikasi kami dari warga. Hasil investigasi akan kami berikan nanti malam,” kata dia.

Barang-barang atau sembako dalam tiga pick up di sebuah rumah yang belum diketahui nama pemiliknya itu, kata dia, berupa sembako yang terdiri dari karung beras, kardus mie instan dan ada juga yang sudah dibungkus menjadi paket sembako.

“Pemilik rumah belum kami tanya detail, tapi tiga mobil sudah kami sita,” ujar dia.