Puri > Laporan Utama

Pabrik Ciu Digerebek Polisi, Satu Orang Jadi Tersangka

Kamis, 03 Mei 2018 14:20 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ade Indra Kusuma

Pabrik ciu di Tambora digerebek polisi
Barang bukti pabrik ciu di Tambora yang disita Polda Metro Jaya.
Foto : istimewa

Share this








Pabrik ciu yang berada di kawasan Pekojan, Tambora digerebek Polisi dan menetapkan pemilik rumah sebagai tersangka.

TAMBORA – Kepolisian dari Polda Metro Jaya melakukan menggerebek sebuah rumah yang memproduksi miras oplosan jenis ciu di Jalan Pekojan I, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (3/5/2018). Dalam penggerebekan itu, pemilik rumah berinisial PRW (58) ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

"Saat digerebek, kami mendapati pemilik dan karyawan sedang melakukan produksi dan pengemasan ciu tanpa memiliki ijin edar dari BPOM RI," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di lokasi penggerebekan.

Dari hasil penggerebekan rumah yang sudah memproduksi miras oplosan jenis ciu ini sekitar dua tahun ini, polisi menyita ribuan botol ciu siap edar dan beberapa alat yang digunakan dalam produksi ciu.

“Kami amankan ciu siap edar sebanyak 133 kardus. Satu kardusnya itu ada 24 botol. Jadi jumlah keseluruhan ada 3.325 botol atau berisi 2 ton ciu siap edar," terang Argo.

Polisi juga mengamankan bahan-bahan campuran fermentasi ciu sebanyak 220 drum yang beratnya mencapi 22 ribu liter, empat dandang berukuran besar, dua dandang berukuran kecil. Sebanyak 4.600 botol kosong, 41 tabung gas, 50 kilogram gula pasir dan satu karung beras juga ikut diamankan dari rumah ini.

Atas perbuatannya itu, PRW dikenakan Pasal 140 Jo Pasal 86 ayat (2), Pasal 142 Jo Pasal 91 ayat (1) dan Pasal 198 Jo Pasal 108 UU RI No. 18 tahun 2012 tentang Pangan. "Ancaman hukumannya maksimal dua tahun penjara dan denda Rp 4 Miliar," kata Argo.