Puri > Laporan Utama

Nih Caranya Agar Dapat Hak Suara di Putaran Kedua Pilkada DKI

Jumat, 17 Maret 2017 18:23 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Wahyu Muntinanto

Ilustrasi Pilkada DKI 2017
Ilustrasi Pilkada DKI 2017
Foto : istimewa

Share this





Warga diminta untuk proaktif mengetahui namanya apakah terdaftar dalam DPS di kelurahan.

KEBON JERUK – Pada putaran pertama Pilkada DKI Jakarta 2017, banyak masyarakat yang mengeluhkan namanya tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), sehingga mereka kehilangan hak suara. Namun, jangan berkecil hati, masyarakat tetap berkesempatan memilih di putaran kedua. Bagaimana caranya?

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Barat Cucu Sumardi mengatakan, warga diminta untuk proaktif mengetahui namanya apakah terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada DKI putaran kedua. Oleh karena itu dia menjelaskan, caranya agar warga yang tidak terdaftar di putaran pertama agar bisa memiliki hak suara di putaran kedua.

Menurut Cucu, untuk mengetahui apakah sudah terdaftar sebagai pemilih untuk Pilkada DKI 2017, masyarakat diimbau agar segera mendaftarkan diri ke Kelurahan, Kecamatan, atau Posko yang didirikan oleh KPU.

Terlebih sejumlah masyarakat yang pada putaran pertama tidak bisa memilih karena tidak terdaftar. "Sekarang diputaran kedua tidak lagi seperti putaran pertama, warga harus pro aktif agar bisa mengikuti pilkada 2017," ujarnya, Jumat (17/3/2017).

Jika ingin memiliki hak pilih di putaran kedua, pertama masyarakat harus datang ke Kelurahan, Kecamatan dan posko yang sudah ditunjuk oleh KPU Kotamadya. Selanjutnya masyarakat melaporkan diri ke anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan kemudian menyerahkan Foto Copy Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) e dan membawa Foto Copy Kartu Keluarga (KK).

"Jika masyarakat belum mendapatkan e-KTP bisa membawa surat keterangan (suket) yang di keluarkan dari kelurahan setempat," tuturnya.

Sumardi menambahkan setelah melakukan langkah-langkah yang sudah ditentukan maka petugas PPS atau petugas KPU akan memasukan nama masyarakat ke dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Setelah diverifikasi nama tersebut akan di tetapkan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).