Selasa, 09 Oktober 2018 14:05:00
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Adi Wijaya
Narkotika Masuk Pemukiman Warga, Polisi : Giatkan Siskamling
Kapolsek Tambora, Iver Song Manossoh
Foto : Adi Wijaya
 

TAMBORA - Kapolsek Tambora, Iver Song Manossoh kembali mengingatkan warga agar turut mengantisipasi kedatangan warga baru. Hal tersebut guna mencegah para pelaku narkotika yang hendak mengelabui petugas dengan memilih pemukiman padat penduduk sebagai tempat persembunyian.

"Kami dari Polsek Tambora untuk mengantisipasi peredaran narkoba ini mohon supaya semua pihak membantu penegakan hukum," kata Iver, saat dikonfirmasi, Selasa (9/10/2018).

Menurutnya, peredaran narkotika tak cukup diberantas oleh petugas kepolisian maupun Badan Narkotika nasional (BNN). Masyarakat harus berperan aktif, salah satunya menanyakan identitas warga yang baru bermukim di sana.

"Saya pikir tidak cukup hanya polri dan BNN, memang harus dibantu oleh seluruh komponen masyarakat. Termasuk kita melakukan upaya upaya mempersempit ruang gerak pelaku, utamanya pengedar yang masuk di wilayah Tambora," jelasnya.

Dengan kata lain, dia mendukung sepenuhnya untuk kembali diaktifkannya program Sistem Keamanan Keliling (Siskamling) di setiap RT/RW. Sehingga, keamanan lingkungan akan selalu tercipta dengan adanya partisipasi warga.

"Siskamling wajib lapor 24 jam lebih ditingkatkan lagi. Supaya kita lebih mudah untuk mengidentifikasi orang-orang baru yang masuk atau menyewa tempat untuk persembunyian atau menyembunyikan peredaran narkoba," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, polisi telah menangkap tiga pemuda berinisial BL (24), BP(28) dan YS (25) di RW 01 Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat.

Ketiganya diketahui telah menyimpan dan mengedarkan lima kilogram sabu dan 4.674 butir pil ekstasi dari sebuah kontrakan ditengah pemukiman padat penduduk.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda