Puri > Laporan Utama

Miris, Kekasih Tewas Dibakar Sang Pacar di Gambir

Minggu, 06 Mei 2018 14:56 WIB
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Ade Indra Kusuma

Ekpose kasus pembunuhan yang melibatkan antara pelaku berinisial ST yang membunuh sang pacar berinial LR di Polsek Tambora, Jakarta Barat
Ekpose kasus pembunuhan yang melibatkan antara pelaku berinisial ST yang membunuh sang pacar berinial LR di Polsek Tambora, Jakarta Barat.
Foto : Ade Indra Kusuma

Share this








Tersangka ST yang merupakan pacar korban menusukan pisau dan membakar korban LR.

TAMBORA - Polisi Polsek Tambora berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang berakhir dengan pembakaran jasad korban. Aksi sadis itu ternyata berawal dari pertengkaran yang berakhir pembakaran terhadap korban. 

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (3/5) pukul 13.00 WIB di sebuah rumah kawasan Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat.

Berawal dari laporan AZ salah satu saksi, tersangka berinisial ST yang merupakan pacar korban berinisial LR pun dikejar. 

Saat kejadian, keduanya terlibat adu mulut hingga LR melakukan tindak kekerasan terhadap ST. Bahkan korban nekat menggunakan sebilah pisau dan menggunakannya untuk mengancam korban.

"Tersangka ST yang merasa tidak dihargai sebagai seorang laki-laki lalu merebut pisaunya serta membalas menusukkan pisau tersebut ke arah tubuh korban," beber Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh dalam rilisnya, Minggu (6/5).

Beberapa jam kemudian, lanjut Iver diperoleh informasi adanya penemuan mayat di Pantai Desa Karang Serang, Sukadin, Tangerang. Dan setelah itu Tim Polsek Tambora mendatangi TKP di Pantai Karang Serang, ditemukan adanya bercak darah dan bekas bakaran.

Petugas pun melakukan pemeriksaan jasad korban yang ditangani oleh pihak RSUD Tangerang dengan Kondisi korban mengalami luka bakar di seluruh tubuhnya.

Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan terhadap pelapor, belakangan diketahui AZ sebagai teman tersangka  dan ikut bersama-sama dengan pelaku membawa mayat korban.

"Hasilnya, diketahui bahwa pelapor dan ketiga rekannya, YD, EB dan AR ikut membuang jasad korban bersama ST," tukasnya.