Puri > Laporan Utama

Kelurahan Semanan Ajak Warga Kembangkan Bank Sampah

Rabu, 13 Desember 2017 11:30 WIB
Editor : Galih Pratama | Reporter : Ronald P. Gerson

Suasana sosialisasi bang sampah, sumur resapan, bipori, dan komposting yang digelar Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.
Suasana sosialisasi bang sampah, sumur resapan, bipori, dan komposting yang digelar Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.
Foto : Ronald P. Gerson

Share this








Selain bank sampah, Kelurahan Semanan juga mengajak warga kembangkan siopori, sumur resapan dan komposting di lingkungan mereka.

KALIDERES – Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat menggelar Sosialisasi Bank Sampah, Biopori, Sumur Resapan, dan Komposting kepada warganya yang berlangsung di Aula Kelurahan Semanan, Selasa (12/12/2017).

Dalam sosialisasi tersebut dihadiri oleh Camat Kalideres Supriyadi, Lurah Semanan Dra. Hanny Wahyuni, Ketua RW dan RT, Satpel Kecamatan Kalideres, dan sejumlah kepala sekolah di lingkungan Kalideres.

Supriyadi menjelaskan, tujuan acara sosialisasi ini diharapkan agar masyarakat ikut serta peduli terhadap masalah sampah yang ada di lingkungannya masing masing. Selain itu ia juga mengatakan, untuk wilayah Kecamatan Kalideres, hampir semua sosialisasi dari tingkat kelurahan, pendidikan dan RW terus digalakkan masalah sosialisasi tentang program bank sampah, Biopori, sumur resapan dan Komphosting.

“Ini sudah bagian dari instruksi Gubernur tentang masalah bank sampah maupun biopori, sumur resapan dan komphosting. Karena masalah sampah, boiopori dan sumur resapan itu, tentu perlu adanya kepedulian dari warga masyarakat. Jadi kita harapkan peran mereka di dalam lingkungannya,” katanya.

Sementara Dra. Hanny Wahyuni, juga menyampaikan bahwa baru ada dua RW dari total 12 RW yang ada di Kelurahan Semanan yang telah membangun bank sampah di lingkungan mereka.

“Ada di RW 09 dan 02. kita berharap masyarakat supaya ikut peduli terhadap masalah sampah. Masalah sampah itu, bukan tanggung jawab pemerintah saja.Tapi warga juga yang ikut serta dalam mewujudkan program ini. Dengan terbentuknya bank sampah, Insyaallah  masalah pengiriman sampah di Jakarta, secara volumenya bisa berkurang,” harapnya.