Puri > Laporan Utama

Pigub DKI Jakarta 2017

Ini 3 Tips Sandiaga Uno untuk Para Kader

Rabu, 11 Januari 2017 10:56 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Anies-Sandiaga Uno.
Anies-Sandiaga Uno.

Share this





Sandiaga Uno memiliki cara bicara mengedepankan warga Jakarta.

GROGOL PETAMBURAN - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) semakin dekat. Tepatnya, 15 Februari 2017, warga DKI Jakarta akan kembali memilih gubernur dari tiga pasang calon yang ada.

Menyikapi hal itu, Cawagub bernomer urut tiga, Sandiaga Salahuddin Uno nampak terus memperbaiki sistem kaderisasi. Para kader, diimbau lebih aktif membujuk warga agar dapat memilihnya.

"Kami tidak dilatarbelakangi orang hebat. Tapi warga Jakarta lah yang hebat mempercayai kami," ujarnya saat di depan ribuan kader dan pendukungnya, di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017).

Dalam acara itu, Sandi pun memaparkan program unggulan jika terpilih nanti. Salah satunya, Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang akan dinikmati seluruh warga Jakarta berumur 6-21 tahun.

Berbeda pada program KJP sebelumnya, yang tak dapat diuangkan. KJP Plus miliknya diklaim dapat diuangkan. Sebab, sekolah membutuhkan ongkos dan biaya makan. Tak sekadar perlengkapan sekolah, seperti buku dan tas.

"KJP Plus bisa dinikmati hingga tingkat pendidikan perguruan tinggi,"ujarnya.

Tiga tips yang diberikan Sandi, yakni :

1. Bujuk tetangga, kanan, kiri, depan, belakang rumah agar memilih kami.
2. Aktifkan media sosial, agar teman dan karib jauh bisa ikut terbujuk memilih kami.
3. Saat Pilkada, pastikan lakukan pengawasan ketat. Jangan ada kecurangan, yang dapat merugikan kita.

 

 







Puri > Laporan Utama

Cawagub Djarot Gendong Perempuan Pingsan

Rabu, 11 Januari 2017 16:17 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Nia pingsan dan dibantu oleh Djarot Saiful Hidayat. (Adi)
Nia pingsan dan dibantu oleh Djarot Saiful Hidayat. (Adi)

Share this





Kegigihan warga bertemu Cawagub Djarot berujung kelelahan di Kembangan, Jakarta Barat.

KEMBANGAN - Harapan warga Jakarta bertemu calon pemimpinnya sangat besar. Tak ayal, warga kerap menyerbu calon pemimpin saat berkampanye di wilayahnya.

Seperti Nia (32), warga Jalan Tolo, Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, yang tak kuasa menahan gejolaknya saat bertemu Cagub Djarot Saiful Hidayat. Nia sempat pingsan sesaat berdialog dengan Djarot.

"Insya Allah bapak terpilih. Kita butuh pemimpin seperti bapak,"kata Nia saat berdialog dengan Djarot, di Jalan Tolo, Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (1/11/2017).

Saat berdialog, tubuh Nia nampak gemetar, wajahnya pun pucat. Dibantu polisi, Djarot tak segan menggendong Nia ke salah satu rumah warga. Di sana, Djarot mengolesi Nia minyak angin dan meminumkannya segelas air putih.

"Kata warga, ‘memang dia sedang sakit’. Dia warga Jakarta asal Aceh," ujar Djarot usai menyadarkan Nia.

 







Puri > Laporan Utama

Widodo, Djarot dan Pilgub DKI Jakarta

Rabu, 11 Januari 2017 15:22 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Djarot Saiful Hidayat. (Rendy MR)
Djarot Saiful Hidayat. (Rendy MR)

Share this





Cawagub Djarot sebut polisi harus serius menangani kasus yang menimpa Kader PDI-P Widodo.

KEMBANGAN - Cawagub Djarot Saiful Hidayat kembali mengomentari kasus yang menimpa Widodo, Ketua Ranting I Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Jumat (6/1/2017) lalu. Hal itu dinilainya telah mencederai demokrasi Indonesia.

"Tentu saya pantau sampai di mana kasus ini. Kami harap Polisi bertugas maksimal. Saya juga sudah laporkan kasus ini kepada Bawaslu,"kata Djarot saat ditemui usai menyambangi warga di Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (11/1/2017).

Terkait kasus tersebut, ia berharap bahwa negara harus benar-benar hadir dalam mengawal demokrasi. Kepolisian, kata dia, harus fokus dan serius menangani kasus tersebut. Jangan sampai, menurutnya Pilkada dapat terganggu akibat terjadinya kasus serupa.

"Negara ini berhukum. Kami percayakan sepenuhnya kepada kepolisian,"ujarnya.

Sementara, kepolisian telah mengamankan memeriksa tujuh saksi. D orang telah dinyatakan tersangka, sedangkan satu orang lainnya masih dalam pengejaran.







Puri > Laporan Utama

Diskusi Djarot dengan Ahok

Rabu, 11 Januari 2017 14:40 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Djarot Saiful Hidayat bersama warga Srengseng. (Adi)
Djarot Saiful Hidayat bersama warga Srengseng. (Adi)

Share this





Menuju depat Pilkada DKI 2017, Cawagub Djarot sebut sudah melakukan diskusi dengan pasangannya, Ahok.

KEMBANGAN - Debat Cagub-Cawagub DKI Jakarta segera digelar oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta, pada Jumat (13/1/2017) mendatang.

Maka, tak heran berbagai persiapan dilakukan oleh para calon kepala daerah, tak terkecuali Cawagub  Djarot Saiful Hidayat. Ia mengaku tengah mempersiapkan materi debat tersebut.

"Kami sudah diskusi dengan Pak Ahok. Perbedaan latar belakang tentu jadi fokus materi pada masing-masing diri,"ujar Djarot saat ditemui usai menyambangi warga Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (11/1/2017).

Ia mengatakan, sebagai calon incumben tentu dirasa khalayak, ia telah mengerti permasalahan warga. Selain itu, pengalamanya menjabat Wali Kota Blitar menjadi nilai tambah baginya.

"Ini jadi modal kami saat debat nanti,"ungkapnya.

Tak hanya itu, berbagai data saat berkampanye pun menjadi bekal persiapan. Terlihat jelas progres kerja, baik yang sudah dilakukan atau yang belum rampung dikerjakan.

"Saya pikir kerja lima tahun sebagai kepala daerah belum cukup untuk membenahi Jakarta. Makanya, kami maju lagi agar dapat memperbaikinya," katanya.

 







Puri > Laporan Utama

Ketika Cawagub Djarot Turun ke Jalanan Srengseng

Rabu, 11 Januari 2017 13:45 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Cawagub Djarot ketika turun ke jalanan Srengseng dan dicegat warga untuk melakukan foto bersama. (Adi)
Cawagub Djarot ketika turun ke jalanan Srengseng dan dicegat warga untuk melakukan foto bersama. (Adi)

Share this





Antusiasme warga Srengseng sambut Cagub DKI Jakarta cukup tinggi.

KEMBANGAN - Cawagub Djarot Saiful Hidayat tak bosan turun ke jalan. Pagi ini, sekitar Pukul 10.00 WIB giliran warga Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat yang disambanginya, Rabu (11/1/2017).

Berawal dari Jalan Anggrek, Djarot turun dari mobil. Melangkahkan kakinya, ia berjalan menyambangi kerumunan warga. Tak sedikit  warga juga meminta foto bersama dengan Djarot.

"Pak Djarot, foto dulu dong,"ujar warga Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (11/1/2017).

Tak sekadar bersalaman, Drarot pun kerap mempertanyakan permasalahan yang dialami warga, terutama permasalahan wilayah. Mulai dari masalah banjir, hingga perekonomian.

"Ada dua permasalahan inti yang disampaikan, pertama soal banjir. Kedua, soal perekonomian, seperti wira usaha mandiri,"ujar Djarot saat ditemui di Jalan Tolo, Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

 







Puri > Laporan Utama

Warga Tanjung Duren Curhat dengan Sandiaga Uno

Rabu, 11 Januari 2017 13:00 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Sandiaga Uno di hadapan warga Tanjung Duren dengan mayoritas Ibu-ibu, Selasa (10/1/2017). (Adi)
Sandiaga Uno di hadapan warga Tanjung Duren dengan mayoritas Ibu-ibu, Selasa (10/1/2017). (Adi)

Share this





Warga deiberi kesempatan curhat dengan Sandiaga Uno di Tanjung Duren, Jakarta Barat.

GROGOL PETAMBURAN - Cawagub bernomer urut tiga, Sandiaga Salahuddin Uno hadir dalam acara perkumpulan sekitar 2.500 kader dan pendukungnya, di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017) .

Tak hanya memaparkan program kerja jika terpilih, dalam acara itu, Sandi juga menyempatkan berdialog dengan warga.

Pertanyaan pertama muncul dari seorang ibu pengajian, Wasiah. Dia mencurihati hilangnya kegiatan pengajian tahunan yang diadakan Pemprov DKI Jakarta, di Jalan Suropati, Jakarta Pusat sejak era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Padahal, kegiatan itu rutin digelar dimasa kepemimpinan sebelumnya.

"Saya rindu pengajian itu. Kami tak lagi dapat bersilaturahmi dengan umat Islam lainnya,"tutur Wasiah, saat berdialog bersama Sandi, di hadapan ribuan kader dan pendukungnya, di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017).

Pertanyaan kedua muncul dari Ridwan, warga kelurahan Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat. Dia mengeluhkan, minimnya tempat bermain bagi anak.

Tempat bermain yang dibuat semasa jabatan Ahok dicermatinya hanya berada dilingkungan elit. Bukan berada di perkampungan kumuh seperti lokasi tempat tinggalnya.

"Daerah terpencil seperti tempat tinggal kami tak ada tempat bermain anak. Ini menghawatirkan bagi orang tua,"katanya.

Menjawab curhatan itu, Sandi menjawabnya dengan lantang. Dia memastikan akan kembali menghidupkan pengajian tahunan itu.

"Insya Allah, semua program kami akan sesuai kebutuhan masyarakat. Bahkan, kami memiliki program KJS Plus, yang juga dapat dinikmati para pemuka agama, guru ngaji, hingga marbot dalam pelayanan kelas satu,"pungkas pasangan Anies Baswedan itu.

 







Puri > Laporan Utama

Sandiaga Uno Sebut Akan Bawa Data Saat Debat Pilkada

Rabu, 11 Januari 2017 11:26 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Sandiaga Uno. (Adi)
Sandiaga Uno. (Adi)

Share this





Selain membaca buku,Cawagub Sandiaga Uno sebut juga memperhatikan data DKI.

GROGOL PETAMBURAN - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta memastikan akan mengggelar debat Cagub-Cawagub, pada Jumat (13/1/2017) mendatang. Ketiga pasangan calon (Paslon) juga dipastikan hadir melaksanakan rangkaian Pilkada itu.

Ketiga Paslon tentu mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Tak terkecuali Cawagub bernomer urut tiga, Sandiaga Salahuddin Uno.

Bukan sekadar membaca buku guna menggali ilmu politik, namun dia menyebutkan akan membawa sejumlah data dalam debat nanti.

"Data itu merupakan paparan program yang bukan hanya membahas angka-angka, melainkan realitas kehidupan masyarakat,”ungkap Sandi setelah senghadiri perkumpulan ribuan Kader dan pendukungnya, di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017).

Data itu, menurutnya merupakan hasil kunjungannya ke berbagai lokasi di Jakarta. Data itu, lebih mengangkat problematika yang dialami masyarakat metropolitan.

"Begitu banyak masalah yang dialami masyarakat. Terutama persoalan tingkat kesejahteraan,"katanya.

Pencalonan Sandi, yang juga diusung Gerindra dan PKS ini mengklaim, fokus pada kehidupan masyarakat Jakarta yang lebih baik. Tak sedikit, masyarakat yang mengeluhkan kepadanya, terkait kesulitan selama hidup di Jakarta.

"Anies-Sandi memastikan tak hanya melihat angka, tapi memajukan kesejahteraan masyarakatnya. Terutama pada ketersediaan lapangan pekerjaan,"katanya.







Puri > Laporan Utama

Warga Curhat dengan Sandiaga Uno dari Berbagai Persoalan

Rabu, 11 Januari 2017 11:12 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

 Sandiaga Uno di hadapan warga Tanjung Duren dengan mayoritas Ibu-ibu, Selasa (10/1/2017). (Adi)
Sandiaga Uno di hadapan warga Tanjung Duren dengan mayoritas Ibu-ibu, Selasa (10/1/2017). (Adi)

Share this





Warga deiberi kesempatan curhat dengan Sandiaga Uno di Tanjung Dure, Jakarta Barat.

GROGOL PETAMBURAN - Cawagub bernomer urut tiga, Sandiaga Salahuddin Uno hadir dalam acara perkumpulan sekitar 2.500 kader dan pendukungnya, di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017).

Tak hanya memaparkan program kerja jika terpilih, dalam acara itu, Sandi juga menyempatkan berdialog dengan warga.

Pertanyaan pertama muncul dari seorang ibu pengajian, Wasiah. Dia mencurihati hilangnya kegiatan pengajian tahunan yang diadakan Pemprov DKI Jakarta, di Jalan Suropati, Jakarta Pusat sejak era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Padahal, kegiatan itu rutin digelar dimasa kepemimpinan sebelumnya.

"Saya rindu pengajian itu. Kami tak lagi dapat bersilaturahmi dengan umat Islam lainnya,"tutur Wasiah, saat berdialog bersama Sandi, di hadapan ribuan kader dan pendukungnya, di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017).

Pertanyaan kedua muncul dari Ridwan, warga kelurahan Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat. Dia mengeluhkan, minimnya tempat bermain bagi anak.

Tempat bermain yang dibuat semasa jabatan Ahok dicermatinya hanya berada dilingkungan elit. Bukan berada di perkampungan kumuh seperti lokasi tempat tinggalnya.

"Daerah terpencil seperti tempat tinggal kami tak ada tempat bermain anak. Ini menghawatirkan bagi orang tua,"katanya.

Menjawab curhatan itu, Sandi menjawabnya dengan lantang. Dia memastikan akan kembali menghidupkan pengajian tahunan itu.

"Insya Allah, semua program kami akan sesuai kebutuhan masyarakat. Bahkan, kami memiliki program KJS Plus, yang juga dapat dinikmati para pemuka agama, guru ngaji, hingga marbot dalam pelayanan kelas satu," pungkasnya pasangan Anies Baswedan itu.

 







Puri > Laporan Utama

Sandi : Persiapan Menjelang Pilkada Kian Matang

Rabu, 11 Januari 2017 09:49 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter :

Sandiaga Uno di GOR Tanjung Duren, Jakarta Barat. (Adi)
Sandiaga Uno di GOR Tanjung Duren, Jakarta Barat. (Adi)

Share this





Menjelang hari pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017, Cawagub Sandiaga Uno mengaku sangat sudah siap.

GROGOL PETAMBURAN - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta terhitung 35 hari lagi. Persiapan tiap pasangan cagub dan cawagub kian gencar. Tak terkecuali cawagub Sandi Salahuddin Uno.

Dia mengatakan, persiapan Pilkada Jakarta bersama para kader terus digencarkan. Terutama peraihan suara dalam Pilkada, pada 15 Februari nanti.

"Kader harus terus bekerja. Mengajak warga Jakarta memilih Anies-Sandi,"tutur Sandi saat ditemui di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017).

Tak terkecuali di Jakarta Barat, Sandi menjelaskan wilayah ini merupakan demografis pemilih terpenting. Mobilisasi kader merekrut calon suara baginya pun harus terus dilakukan.

"Saya lihat semakin hari, hasil kerja para kader semakin baik. Banyak warga yang mendukung Anies-Sandi," ungkapnya.

Diketahui, saat ini sebanyak 2.500 kader dan pendukung paslon bernomer urut nomer tiga ini berkumpul di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Mereka nampak antusias, bersorak saat Sandi memaparkan program kerjanya jika terpilih nanti.

 







Puri > Laporan Utama

Kumpul Para Kader, Sandi Disambut Palang Pintu

Rabu, 11 Januari 2017 09:38 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Sandiaga Uno disambut atraksi palang pintu di GOR Tanjung Duren.  (Adi)
Sandiaga Uno disambut atraksi palang pintu di GOR Tanjung Duren. (Adi)

Share this





Sandiaga Uno kembali menarik perhatian para kader kala menghadiri acara di GOR Tanjung Duren.

GROGOL PETAMBURAN - Sebanyak 2.500 kader dan pendukung Paslon Anies-Sandi membanjiri GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017) kemarin.

Mereka nampak kegirangan, saat Sandi baru saja turun dari mobil rombongan. Lambaian tangan dan berebut selfie tak terhindarkan. Tak hanya itu, petasan rentet pun menyambut kedatangannya.

Baru saja dirinya memasuki pintu aula GOR Tanjung Duren, dua jawara Betawi dari sanggar Beksi Kong Nian beraksi. Palang Pintu seakan menjadi kewajiban di acara tersebut. Meski sesak dikerumuni kader, pertarungan jawara itu dimulai dengan adu pantun.

Sengitnya berbalas pantun tak bisa jua memudahkan Sandi memasuki aula. Hingga akhirnya, kedua jawara berpakaian Pangsi serta berbekal golok bertarung selama lima menit.

Diakhir cerita, jawara pengusung Sandi akhirnya memenangkan pertarungan itu. Sandi pun melenggang masuk ke aula GOR. Namun sebelum masuk, Sandi tak malu memperagakan jurus silat yang dimilikinya dihadapan ribuan kader pendukungnya.

"Terimakasih sudah mempersilahkan kami masuk," ujar Sandi kepada jawara lawannya itu.

Saat ini, acara berlangsung dengan penampilan tarian Betawi. Tak luput, senam khas Anies-Sandi sempat juga diperagakan ribuan kader di atas panggung setinggi sekitar 50 sentimeter.

 

 







Puri > Laporan Utama

Naman Sanip Hadirkan 5 Saksi Warga Kembangan

Senin, 19 Desember 2016 14:06 WIB
Editor : Andi MZ | Sumber : Detik.com

Naman Sanip di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
Naman Sanip di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Share this





Persidangan kasus penghadangan kampanye Cawagub Djarot beragendakan saksi dari pihak terdakwa.

KEMBANGAN –Terdakwa kasus penghadangan kampanye Cagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Naman Sanip mendapat giliran menghadirkan saksi. Saksi tersebut terdiri dari lima warga Kembangan Selatan.

Mereka adalah Rohadi, Bambang Sucipto, Ridwan, Ahmad dan Muhammad Subuh. Satu per satu menyatakan ke saksisan dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jalan S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Senin (19/12/2016).

“Jumlah massa sekitar 20 orang. Jadi posisi pendemo awalnya ada di depan pinggir jalan. Karena romobongan Djarot melewati, akhirnya warga pun ikut rombongan pasangan calon. Kemudian Polisi membentuk brikade. Rombongan ditahan dan tidak bisa masuk perkampungan,”kata Rohadi mengungkapkan kesaksian di ruang sidang.

“Apa pembicaraan terdakwa dengan Pak Djarot?,”tanya hakim.

“Jadi di situ saya tidak mendengar. Naman hanya mendengarkan paparan dari Pak Djarot. Saya tidak tahu penyebab adanya dialog. Setahu saya Naman itu ingin menyampaikan suara hatinya,”jawab Rohadi.

Selanjutnya, kesaksian Bambang Sucipto. Menurut Bambang, saat kampanye (9/11/2016) lalu, ia sempat menghampiri Djarot dengan bersalaman. Lalu, tak lama kemudian, muncul beberapa orang melakukan demonstrasi.

“Saya kurang tahu yang bawa spanduk dari mana. Kalau warga di tempat saya tinggal tidak ada,”pungkas Bambang.

Sementara, saksi Ridwan mengatakan ketika ingin menghampiri Djarot untuk bersalaman, saat itu, ada yang melarangnya untuk mendekati pasangan Cagub Basuki Thaja Purnama itu.

“Pada saat itu syaa melihat, saya berdiri di tanggul. Secara spontan Naman keluar dari rombongan kemudian bersalaman dengan Djarot. Kalau saya melihat itu spontanitas,”ujar Ridwan.