Senin, 08 Oktober 2018 15:46:00
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Adi Wijaya
Ilustrasi becak
Ilustrasi becak
Foto : Adi Wijaya
 

TAMBORA - Keberadaan transportasi tradisional becak di Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat tak sedikit. Tercatat, setiap hari ada 32 penarik becak mengais rezeki di kawasan tersebut.

Menyikapi hal tersebut, aparatur kelurahan bakal memanjakannya dengan menyediakan jalur khusus dan shelter. Bahkan melengkapi atribut penarik becak seperti rompi hingga Kartu Tanda Anggota (KTA).

Lurah Pekojan, Tri Prasetyo menerangkan, shelter becak akan ditempatkan di Pasar Pejagalan Pekojan. Jalurnya pun diatur dengan sebutan 'becak way', yang berada di sepanjang Jalan Pejagalan Raya hingga Jalan Pekojan Raya.

"Jalurnya kita atur agar penarik becak lebih tertib," kata Tri, saat dikonfirmasi, Senin (8/10/2018).

Untuk lebih meyakinkan, lanjut Tri, penarik becak akan diberikan atribut tanda pengenal, seperti rompi dan KTA Serikat Becak Jakarta (Sebaja). Memastikan penarik becak tersebut resmi dan asli warga Jakarta.

"Waktu itu sudah diberikan kaos, tas, dan para becak ini kan sudah dibranding, sudah dikasih merk cap tulisan kalau mereka adalah penarik becak di Pekojan," lanjutnya.

Dengan cara itu, dia memastikan seluruh penarik becak berasal dari warganya. Membentengi penarik becak yang baru datang dari luar Jakarta.

"Paling tidak kita bisa membentengi masuknya tukang-tukang becak dari luar Jakarta. Jikalau mereka (Penarik Becak), jelas warga Kawasan Pekojan atau pengemudi resmi yang memang lama di Pekojan. Jadi, jangan sampai masuk lagi tukang becak baru ke Pekojan," tutupnya.

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda