Puri > Laporan Utama

Eceng Gondok Menutupi Taman Pemakaman Umum Kampung Teko

Selasa, 18 Juli 2017 10:28 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Sumber : DBS

Eceng gondok.
Eceng gondok.
Foto : istimewa

Share this








Pembersihan eceng gondok di TPU Kampung Teko melibatkan puluhan petugas Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air Jakarta Barat.

CENGKARENG – “Bawahnya masih makam. Sehingga kami berhati-hati dalam menggunakan eskavator,”kata Pemantau UPK Badan Air Jakarta Barat Sahbani.

Kehadiran eceng gondok pada sebuah penampungan air di kawasan Jakarta Barat terus diperhatikan. Pembersihan eceng gondok kembali dilakukan oleh Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air Jakarta Barat di Taman Pemakaman Kampung Teko, Kapuk, Cengkareng.

"Pengerjaan sampai dengan hari ini sudah sepuluh hari. Hingga kini sudah sekitar 600 meter kubik yang telah diangkat," kata Bani, Senin (18/7/2017).

Pengangkatan eceng gondok seluas 4.000 meter persegi itu, lanjut dia, melibbatkan 20 petugas, truk dan satu eskavator spider.

"Petugas yang dikerahkan 20 personel. Diperkirakan selesai Jumat (21/7) mendatang. Selanjutnya kami juga akan siagakan petugas di sini," ujar dia.

Menelisik seringnya pembersihan perairan terkait eceng gondok, perlu diketahui pula alasan di balik itu semua. Eceng gondok merupakan gulma, yaitu tumbuhan yang termasuk bangsa rumput dan merupakan pengganggu  bagi kehidupan tanaman utama.

Dampak negatif eceng gondok antara lain adalah meningkatnya evapotranspirasi (penguapan dan hilangnya air melalui daun-daun tanaman), karena daun-daunnya yang lebar dan serta pertumbuhannya yang cepat.

Lalu, dapat menurunkan jumlah cahaya yang masuk ke dalam perairan. Sehingga menyebabkan menurunnya tingkat kelarutan oksigen dalam air.