Puri > Laporan Utama

Dua Rumah di Palmerah Habis Dilalap Api

Kamis, 28 Juni 2018 11:20 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Rachli Anugrah Rizky

Kebakaran di Palmerah
Kebakaran di Kelurahan Palmerah, Jakarta Barat menghanguskan dua rumah.
Foto : istimewa

Share this








Kebakaran terjadi di kawasan padat pemukiman akibat hubungan arus pendek listrik. Dalam musibah itu, dua rumah di Kelurahan Palmerah habis dilalap api.

PALMERAH - Dua rumah di kawasan RT 010 RW 08, Kelurahan Palmerah, Palmerah, Jakarta Barat, pada Rabu (27/6/2018) malam mengalami kebakaran. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB.

"Kebakaran terjadi sekira pukul 19.30 WIB dan menghanguskan dua rumah di Jalan Palmerah Barat II No. 7 & 7A Kelurahan Palmerah," ujar Humas Polsek Palmerah Ipda Tugiyanto.

Menurut keterangan saksi yang tidak tinggal jauh dari lokasi kejadian, Nur Ali (50) mengatakan, api berasal dari salah satu rumah warga bernama Mumun (44). Saksi melihat api dilantai dua rumah Mumun sudah membesar.

Bersama warga setempat, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin PKP) Jakarta Barat dibantu Kapolsek Palmerah Kompol Aryono dan anggotanya, serta Babinsa Koramil 03/GP Sertu Sigit turut ikut membantu proses kelancaran pemadaman si jago merah.

Menurut Kepala Seksi Operasional Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat Rompis Romlih, kebakaran yang menimpa dua rumah tersebut diduga akibat arus pendek listrik.

Selain dua rumah yang terbakar, empat rumah lainnya yang berada dekat dengan lokasi kejadian mengalami rusak berat akibat upaya pemadaman api.

Api dapat dipadamkan sekitar pukul 20.15 WIB dengan bantuan 15 unit mobil pemadam kebakaran. Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 400 juta.

"Kejadian kebakaran di RT 010/RW08 Kelurahan Palmerah Jakarta Barat ini diperkirakan dari arus pendek, untuk korban jiwa nihil dan untuk kerugian materi belum bisa di tafsir selanjutnya kasus ini sedang  ditangani Polsek Palmerah Jakarta Barat", tutup Humas Polsek Palmerah Ipda Tugiyanto.