Puri > Laporan Utama

Pilgub DKI Jakarta 2017

Banjir dan UMKM Jakarta di Mata Cawagub Djarot

Rabu, 11 Januari 2017 14:10 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Cawagub Djarot bertatapan langsung dengan salah satu warga Srengseng membahas modal UMKM, Rabu (11/1/2017). (Adi)
Cawagub Djarot bertatapan langsung dengan salah satu warga Srengseng membahas modal UMKM, Rabu (11/1/2017). (Adi)

Share this





Modal UMKM dianggap Djarot masih dapat ditangani Pemprov DKI Jakarta.

KEMBANGAN - Permasalahan warga Jakarta begitu kompleks. Tak ayal, mereka kerap mencurahkannya kepada para calon kepala daerah.

Seperti warga Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Kehadiran Cawagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat pagi ini menjadi ajang ‘curhat’. Mulai persoalan banjir, hingga kesejahteraan yang dirasanya semakin menurun.

Santainya, pasangan Gubernur Basuki  Tjahaja Purnama (Ahok) menanggapi keluhan warga.

"Harus diperbanyak ruang terbuka hijau. Tadi ada lahan tak terpakai milik warga, Pemprov harus membelinya untuk ruang terbuka hijau, agar ada penyerapan air saat banjir,"ujar Djarot saat ditemui di Jalan Tolo, Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (11/1/2017).

Menurutnya, ada penurunan kontur tanah, yang mengakibatkan banjir di beberapa wilayah Jakarta. Untuk itu, Pemprov harus segera memperbaikinya dengan peninggian jalan.

Selain permasalahan banjir, warga juga mengeluhkan penurunan tingkat kesejahteraan. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kata dia, harus dihidupkan kembali. Warga harus berani wirausaha mandiri, tanpa ketergantungan kepada orang lain.

"Modal yang dibutuhkan kurang dari sejuta. Ini masih bisa ditangani Pemprov,"pungkasnya.

 







Puri > Laporan Utama

Tak Netral, Empat Anggota KPPS Jati Pulo Terancam Dipecat

Selasa, 07 Februari 2017 18:53 WIB
Editor : Waritsa Asri | Reporter : Adi Wijaya

Putri Indonesia 2016, Kezia Warouw
Putri Indonesia 2016, Kezia Warouw

Share this





Panwaslu Jakarta barat temukan fakta empat orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemunggutan Suara tidak netral dengan ikut serta kampanye

KEBONJERUK - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta Barat menemukan fakta terkait ketidaknetralan keempat anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di kelurahan Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat. Ketiganya yaitu anggota KPPS TPS 013 Eko Budi, anggota KPPS TPS 015 Muji Aryanto, anggota KPPS TPS  015 Endang Mulyadi, dan anggota KPPS TPS 014 Nedi Junaedi.

Ketua Panwaslu Jakarta Barat, Puadi menceritakan, keempatnya tertangkap basah berada di lokasi Kampanye Cawagub Djarot Syaiful Hidayat, di kawasan Jati Pulo, Palmerah, Jakarta Barat, pada Selasa (31/1/2017) lalu. Gunakan kemeja kotak-kotak, mereka beraksi layaknya Tim Sukses Cawagub bernomer urut dua.

"Petugas Pengawas Lapangan (PPL) kami, Agus Gunawan mengetahui hal tersebut. Bukti fotonya pun kami memilikinya," tutur Puadi saat ditemui di Kantornya, Jalan Kebon Jeruk Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (7/2/2017).

Menindaklanjuti hal tersebut, Panwaslu Jakarta Barat telah memanggil keempatnya untuk dimintai keterangan. Hasilnya, mereka mengaku hanya sebagai simpatisan Cawagub bernomer urut dua.

"Jika sesuai UU No.15 tahun 2011 dan UU No.10 tahun 2016, penyelenggara negara seperti KPPS harus bersikap netral," paparnya.

Hasil pemeriksaan itu, Puadi menerangkan telah melayangkan surat rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta Barat, pada hari ini, Selasa (7/2/2017). Pemberian sanksi, menurutnya keputusan berada pada ketua KPUD Jakarta Barat.

"Kita tunggu hasil kajian dari KPUD Jakarta Barat selama tujuh hari kedepan," tandasnya.

 







Puri > Laporan Utama

Raffi Ahmad Merapat ke Anies Baswedan

Senin, 30 Januari 2017 14:32 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Sumber : DBS

Anies Baswedan, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina gelar konferensi pers di Kebon Jeruk, Senin (30/1/2017). (IST)
Anies Baswedan, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina gelar konferensi pers di Kebon Jeruk, Senin (30/1/2017). (IST)

Share this





Cagub DKI Jakarta Anies Baswedan tak segan ungkap penilaian artis tenar Raffi Ahmad.

KEBON JERUK – Masa kampanye belum berakhir, styrategi kemenangan setiap pasangan calon gubernur masih terus digencarkan.

Seperti Cagub Anies Rasyid Baswedan. Ia tak segan menggandeng Raffi Ahmad untuk menarik perahtian pemilih muda.

“Saya merasa sangat bersyukur bahwa dukungan Bang Raffi dan Mba Gigi ke kami, dan saya cukup optimis. Bahkan kehadiran mereka saja dalam acra ini dari ukuran peliputan saja sudah menggambarkan betap memiliki daya tarik tersendiri,”kata Anies di Waroeng Sunda, Jalan Panjang Raya nomor 57, Kelurahan Duri, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (30/1/2017).

Raffi menerima undangan Anies dan datang bersama sang istri, Nagita Slavina (Gigi). Artis yang pernah terjerat kasus narkoba beberapa tahun ini bagi Anies memiliki kelebihan sebagai individu.

“Karena memang, he is very smart person,”ujarnya.

Selain sebagai artis layar kaca, saat ini Raffi dan Gigi juga dikenal sebagai pengusaha. Berbagai bisnis tengah digeluti mereka. Kuliner dan pakaian, menjadi pilihan Raffi dan Gigi terjun ke bisnis.







Puri > Laporan Utama

Camat Kebon Jeruk Siap Kawal

Senin, 23 Januari 2017 13:58 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Camat Kebon Jeruk, Abdullah. (Adi)
Camat Kebon Jeruk, Abdullah. (Adi)

Share this





Kesempatan petugas berdiskusi dengan Camat Kebon Jeruk, Abdullah terbuka lebar bagi petugas TPS.

KEBON JERUK - Warga Jakarta tengah siap diri menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan bergulir, pada Rabu (15/2/2017) mendatang.

Sebagai salah satu pelaksana Pilkada DKI Jakarta yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Barat, kematangan menuju Pilkada DKI Jakarta terus digodok. Petugas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) mulai dilantik per kecamatan.

Melihat hal itu, Camat Kebon Jeruk Abdullah turut turun tangan. Bukan sebagai pelaksana dan pengawas, ia bertugas sebagai penanggung jawab wilayah.

"Kesuksesan Pilkada di kecamatan Kebon Jeruk menjadi tanggung jawab saya," tutur Abdullah saat menghadiri pelantikan Petugas Pengawas TPS Kebon Jeruk, di GOR Kebon Jeruk, Jalan H.H No 14 RT08/01 Kelurahan Kebon Jeruk, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (23/1/2017).

Kesempatan petugas berdiskusi dengannya terbuka lebar. Hal itu dilakukan, agar Pilkada diwilayahnya berjalan lancar, aman dan tertib.

"Kami buktikan, Pilkada sebagai ajang pesta demokrasi transparan,"paparnya.

Selain itu, ia memastikan bahwa Tiga Pilar Kecamatan Kebon Jeruk turut memantau pelaksanaan Pilkada 2017.

Salah satu caranya, kata dia, dengan memonitor keliling wilayah. Selain itu, memastikan tidak adanya indikasi kecurangan yang kerap memicu perselisihan.

"Sudah kewajiban pemerintah, mau pun pejabat wilayah terkecil RT/RW menjaga proses Pilkada yang kondusif,"katanya.

 







Puri > Laporan Utama

Kampanye Ahok-Djarot di GOR Grogol Batal

Kamis, 19 Januari 2017 12:53 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Suasana GOR Grogol hari ini, Kamis (19/1/2017). (Adi)
Suasana GOR Grogol hari ini, Kamis (19/1/2017). (Adi)

Share this





Sepi, tak sesuai agenda, GOR Grogol tanpa kampanye hari ini.

GROGOL PETAMBURAN - Desis beredar kabar agenda kampanye pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta bernomer urut dua, Ahok-Djarot di GOR Grogol, Jakarta Barat, pada Kamis (19/1/2017).

Namun, di GOR tersebut justru nampak sepi. Tak ada satu pun kader atau relawan hadir. Atribut paslon juga nihil disebar di sekitar lokasi.

Penjaga keamanan GOR Grogol, Hilman (36) membenarkan, ada rencana kegiatan kampanye Ahok-Djarot pada hari ini. Namun, hingga saat ini, tak ada satu pun panitia yang mengkonfirmasi kejelasan acara.

"Kemarin ada surat ke kami, mau ada kampanye. Tapi sampai sekarang belum ada konfirmasi lagi,"tuturnya saat ditemui di GOR Grogol, Jalan Dr Semeru Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (19/1/2017).

Dia menerangkan, terdapat informasi kepadanya, acara diundur pada Minggu (22/1/2017). Namun, hingga saat ini panitia belum juga dapat mengkonfirmasi.

"Nggak jelas mas. Kami belum dapat kepastian,"ujarnya.

 







Puri > Laporan Utama

Cawagub Djarot Gendong Perempuan Pingsan

Rabu, 11 Januari 2017 16:17 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Nia pingsan dan dibantu oleh Djarot Saiful Hidayat. (Adi)
Nia pingsan dan dibantu oleh Djarot Saiful Hidayat. (Adi)

Share this





Kegigihan warga bertemu Cawagub Djarot berujung kelelahan di Kembangan, Jakarta Barat.

KEMBANGAN - Harapan warga Jakarta bertemu calon pemimpinnya sangat besar. Tak ayal, warga kerap menyerbu calon pemimpin saat berkampanye di wilayahnya.

Seperti Nia (32), warga Jalan Tolo, Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, yang tak kuasa menahan gejolaknya saat bertemu Cagub Djarot Saiful Hidayat. Nia sempat pingsan sesaat berdialog dengan Djarot.

"Insya Allah bapak terpilih. Kita butuh pemimpin seperti bapak,"kata Nia saat berdialog dengan Djarot, di Jalan Tolo, Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (1/11/2017).

Saat berdialog, tubuh Nia nampak gemetar, wajahnya pun pucat. Dibantu polisi, Djarot tak segan menggendong Nia ke salah satu rumah warga. Di sana, Djarot mengolesi Nia minyak angin dan meminumkannya segelas air putih.

"Kata warga, ‘memang dia sedang sakit’. Dia warga Jakarta asal Aceh," ujar Djarot usai menyadarkan Nia.

 







Puri > Laporan Utama

Widodo, Djarot dan Pilgub DKI Jakarta

Rabu, 11 Januari 2017 15:22 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Djarot Saiful Hidayat. (Rendy MR)
Djarot Saiful Hidayat. (Rendy MR)

Share this





Cawagub Djarot sebut polisi harus serius menangani kasus yang menimpa Kader PDI-P Widodo.

KEMBANGAN - Cawagub Djarot Saiful Hidayat kembali mengomentari kasus yang menimpa Widodo, Ketua Ranting I Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Jumat (6/1/2017) lalu. Hal itu dinilainya telah mencederai demokrasi Indonesia.

"Tentu saya pantau sampai di mana kasus ini. Kami harap Polisi bertugas maksimal. Saya juga sudah laporkan kasus ini kepada Bawaslu,"kata Djarot saat ditemui usai menyambangi warga di Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (11/1/2017).

Terkait kasus tersebut, ia berharap bahwa negara harus benar-benar hadir dalam mengawal demokrasi. Kepolisian, kata dia, harus fokus dan serius menangani kasus tersebut. Jangan sampai, menurutnya Pilkada dapat terganggu akibat terjadinya kasus serupa.

"Negara ini berhukum. Kami percayakan sepenuhnya kepada kepolisian,"ujarnya.

Sementara, kepolisian telah mengamankan memeriksa tujuh saksi. D orang telah dinyatakan tersangka, sedangkan satu orang lainnya masih dalam pengejaran.







Puri > Laporan Utama

Diskusi Djarot dengan Ahok

Rabu, 11 Januari 2017 14:40 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Djarot Saiful Hidayat bersama warga Srengseng. (Adi)
Djarot Saiful Hidayat bersama warga Srengseng. (Adi)

Share this





Menuju depat Pilkada DKI 2017, Cawagub Djarot sebut sudah melakukan diskusi dengan pasangannya, Ahok.

KEMBANGAN - Debat Cagub-Cawagub DKI Jakarta segera digelar oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta, pada Jumat (13/1/2017) mendatang.

Maka, tak heran berbagai persiapan dilakukan oleh para calon kepala daerah, tak terkecuali Cawagub  Djarot Saiful Hidayat. Ia mengaku tengah mempersiapkan materi debat tersebut.

"Kami sudah diskusi dengan Pak Ahok. Perbedaan latar belakang tentu jadi fokus materi pada masing-masing diri,"ujar Djarot saat ditemui usai menyambangi warga Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (11/1/2017).

Ia mengatakan, sebagai calon incumben tentu dirasa khalayak, ia telah mengerti permasalahan warga. Selain itu, pengalamanya menjabat Wali Kota Blitar menjadi nilai tambah baginya.

"Ini jadi modal kami saat debat nanti,"ungkapnya.

Tak hanya itu, berbagai data saat berkampanye pun menjadi bekal persiapan. Terlihat jelas progres kerja, baik yang sudah dilakukan atau yang belum rampung dikerjakan.

"Saya pikir kerja lima tahun sebagai kepala daerah belum cukup untuk membenahi Jakarta. Makanya, kami maju lagi agar dapat memperbaikinya," katanya.

 







Puri > Laporan Utama

Warga Tanjung Duren Curhat dengan Sandiaga Uno

Rabu, 11 Januari 2017 13:00 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

Sandiaga Uno di hadapan warga Tanjung Duren dengan mayoritas Ibu-ibu, Selasa (10/1/2017). (Adi)
Sandiaga Uno di hadapan warga Tanjung Duren dengan mayoritas Ibu-ibu, Selasa (10/1/2017). (Adi)

Share this





Warga deiberi kesempatan curhat dengan Sandiaga Uno di Tanjung Duren, Jakarta Barat.

GROGOL PETAMBURAN - Cawagub bernomer urut tiga, Sandiaga Salahuddin Uno hadir dalam acara perkumpulan sekitar 2.500 kader dan pendukungnya, di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017) .

Tak hanya memaparkan program kerja jika terpilih, dalam acara itu, Sandi juga menyempatkan berdialog dengan warga.

Pertanyaan pertama muncul dari seorang ibu pengajian, Wasiah. Dia mencurihati hilangnya kegiatan pengajian tahunan yang diadakan Pemprov DKI Jakarta, di Jalan Suropati, Jakarta Pusat sejak era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Padahal, kegiatan itu rutin digelar dimasa kepemimpinan sebelumnya.

"Saya rindu pengajian itu. Kami tak lagi dapat bersilaturahmi dengan umat Islam lainnya,"tutur Wasiah, saat berdialog bersama Sandi, di hadapan ribuan kader dan pendukungnya, di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017).

Pertanyaan kedua muncul dari Ridwan, warga kelurahan Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat. Dia mengeluhkan, minimnya tempat bermain bagi anak.

Tempat bermain yang dibuat semasa jabatan Ahok dicermatinya hanya berada dilingkungan elit. Bukan berada di perkampungan kumuh seperti lokasi tempat tinggalnya.

"Daerah terpencil seperti tempat tinggal kami tak ada tempat bermain anak. Ini menghawatirkan bagi orang tua,"katanya.

Menjawab curhatan itu, Sandi menjawabnya dengan lantang. Dia memastikan akan kembali menghidupkan pengajian tahunan itu.

"Insya Allah, semua program kami akan sesuai kebutuhan masyarakat. Bahkan, kami memiliki program KJS Plus, yang juga dapat dinikmati para pemuka agama, guru ngaji, hingga marbot dalam pelayanan kelas satu,"pungkas pasangan Anies Baswedan itu.

 







Puri > Laporan Utama

Warga Curhat dengan Sandiaga Uno dari Berbagai Persoalan

Rabu, 11 Januari 2017 11:12 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Adi Wijaya

 Sandiaga Uno di hadapan warga Tanjung Duren dengan mayoritas Ibu-ibu, Selasa (10/1/2017). (Adi)
Sandiaga Uno di hadapan warga Tanjung Duren dengan mayoritas Ibu-ibu, Selasa (10/1/2017). (Adi)

Share this





Warga deiberi kesempatan curhat dengan Sandiaga Uno di Tanjung Dure, Jakarta Barat.

GROGOL PETAMBURAN - Cawagub bernomer urut tiga, Sandiaga Salahuddin Uno hadir dalam acara perkumpulan sekitar 2.500 kader dan pendukungnya, di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017).

Tak hanya memaparkan program kerja jika terpilih, dalam acara itu, Sandi juga menyempatkan berdialog dengan warga.

Pertanyaan pertama muncul dari seorang ibu pengajian, Wasiah. Dia mencurihati hilangnya kegiatan pengajian tahunan yang diadakan Pemprov DKI Jakarta, di Jalan Suropati, Jakarta Pusat sejak era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Padahal, kegiatan itu rutin digelar dimasa kepemimpinan sebelumnya.

"Saya rindu pengajian itu. Kami tak lagi dapat bersilaturahmi dengan umat Islam lainnya,"tutur Wasiah, saat berdialog bersama Sandi, di hadapan ribuan kader dan pendukungnya, di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017).

Pertanyaan kedua muncul dari Ridwan, warga kelurahan Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat. Dia mengeluhkan, minimnya tempat bermain bagi anak.

Tempat bermain yang dibuat semasa jabatan Ahok dicermatinya hanya berada dilingkungan elit. Bukan berada di perkampungan kumuh seperti lokasi tempat tinggalnya.

"Daerah terpencil seperti tempat tinggal kami tak ada tempat bermain anak. Ini menghawatirkan bagi orang tua,"katanya.

Menjawab curhatan itu, Sandi menjawabnya dengan lantang. Dia memastikan akan kembali menghidupkan pengajian tahunan itu.

"Insya Allah, semua program kami akan sesuai kebutuhan masyarakat. Bahkan, kami memiliki program KJS Plus, yang juga dapat dinikmati para pemuka agama, guru ngaji, hingga marbot dalam pelayanan kelas satu," pungkasnya pasangan Anies Baswedan itu.

 







Puri > Laporan Utama

Sandi : Persiapan Menjelang Pilkada Kian Matang

Rabu, 11 Januari 2017 09:49 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter :

Sandiaga Uno di GOR Tanjung Duren, Jakarta Barat. (Adi)
Sandiaga Uno di GOR Tanjung Duren, Jakarta Barat. (Adi)

Share this





Menjelang hari pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017, Cawagub Sandiaga Uno mengaku sangat sudah siap.

GROGOL PETAMBURAN - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta terhitung 35 hari lagi. Persiapan tiap pasangan cagub dan cawagub kian gencar. Tak terkecuali cawagub Sandi Salahuddin Uno.

Dia mengatakan, persiapan Pilkada Jakarta bersama para kader terus digencarkan. Terutama peraihan suara dalam Pilkada, pada 15 Februari nanti.

"Kader harus terus bekerja. Mengajak warga Jakarta memilih Anies-Sandi,"tutur Sandi saat ditemui di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (10/1/2017).

Tak terkecuali di Jakarta Barat, Sandi menjelaskan wilayah ini merupakan demografis pemilih terpenting. Mobilisasi kader merekrut calon suara baginya pun harus terus dilakukan.

"Saya lihat semakin hari, hasil kerja para kader semakin baik. Banyak warga yang mendukung Anies-Sandi," ungkapnya.

Diketahui, saat ini sebanyak 2.500 kader dan pendukung paslon bernomer urut nomer tiga ini berkumpul di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Mereka nampak antusias, bersorak saat Sandi memaparkan program kerjanya jika terpilih nanti.