Puri > Laporan Utama

200 Bangunan di Jakarta Berpotensi Jadi Cagar Budaya

Rabu, 15 November 2017 20:25 WIB
Editor : Galih Pratama | Reporter : M Nashrudin Albaany

Suasana rapat evaluasi pengawasan cagar budaya DKI Jakarta antara Pemkot Administrasi Jakbar bersama Disparbud DKI Jakarta
Suasana rapat evaluasi pengawasan cagar budaya DKI Jakarta antara Pemkot Administrasi Jakbar bersama Disparbud DKI Jakarta
Foto : M Nashrudin Albaany

Share this








Data Disparbud DKI Jakarta, ada sekitar 200 bangunan berpotensi dijadikan cagar budaya. Termasuk di Jakbar, ada beberapa bangunan kategori cagar budaya.

KEMBANGAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat (Jakbar) bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta, menggelar rapat evaluasi pengawasan cagar budaya DKI Jakarta, di ruang Pola Kantor Walikota Jakbar, Rabu (15/11/2017).

Ketua Tim Cagar Budaya DKI Jakarta Suprayitno menyebutkan, dari data di Disparbud DKI Jakarta, ada sekitar 200 bangunan yang berpotensi dijadikan cagar budaya. Saat ini, tim ahli cagar budaya dan tim sidang pemugaran tengah melakukan pengkajian.

"Disparbud DKI tengah mengkaji 200 usulan tempat yang berpotensi menjadi cagar budaya. Tentunya, penetapan cagar budaya ini harus melibatkan banyak pihak dan prosedur pengkajian dan penelitian terhadap cagar budaya," ujarnya disela rapat.

Menurut dia, perlu adanya sosialisasi kepada pemilik bangunan mengenai pelestarian cagar budaya. "Setidaknya ada panduan mengenai pelestarian cagar budaya ini kepada masyarakat," imbuhnya.

Suprayitno menjelaskan, ada sejumlah masalah dalam melakukan menetapkan cagar budaya. Di antaranya, tidak ada buku panduan pelestarian cagar budaya, belum ada pendataan cagar budaya, dan belum adanya pemahaman perbedaan objek purbakala yang dipelihara dan stastus objek yang sudah menjadi cagar budaya.

Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Jakbar Fredy Setiawan mengaku, bahwa di wilayah Jakbar ada beberapa bangunan yang masuk kategori cagar budaya.

"Ada sekolah yang terdapat bangunan cagar budaya di Jakarta Barat. Untuk itu perlu adanya konsultan untuk melakukan penelitian dan pengkajian lebih dalam akan cagar budaya itu," ungkapnya.

Sayangnya, beberapa cagar budaya tersebut ada yang masih dimiliki oleh masyarakat. Ia pun meminta kepada Sudin Dukcapil untuk mendata siapa saja pemilik bangunan cagar budaya tersebut.