Kamis, 30 Agustus 2018 19:43:00
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Adi Wijaya
Salah satu menu olahan Swike Purwodadi Bu Tatik
Salah satu menu olahan Swike Purwodadi Bu Tatik
Foto : Azhari Setiawan
 

PURI - Bisnis kuliner tak ada matinya seiring bermunculan menu kuliner anyar penggugah selera makan. Jakarta Barat salah satunya. Kawasan ini menjadi surga kuliner dalam memuaskan urusan perut. Yuk, intip kuliner lezat rekomendasi majalah ini.

Swike Purwodadi Bu Tatik

Sedikit restoran yang menyajikan olahan makanan berbahan swike atau Kodok. Kelezatan itu dapat ditemui di Swike Purwodadi Bu Tatik. Berlokasi di Jalan Meruya Ilir Raya Nomor 20, Kelurahan Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat.

Swike merupakan salah satu olahan makanan khas daerah Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Sejak lama, daerah tersebut menjadi surga bagi para pecinta olahan makanan Swike.

Swike Kuah menjadi menu andalan di restoran milik Hartatik (66). Kuah berbahan tauco terasa gurih di lidah. Semakin segar dengan tambahan jeruk nipis dan cabai rawit. Satu mangkuk, berisi enam ekor swike yang diolah dengan higienis.

"Total swike satu mangkuknya 60 gram. Dibanderol Rp 38 ribu," kata Hartatik, owner Swike Purwodadi Bu Tatik, saat berbincang hangat dengan Info Puri, Selasa (29/8/2018).

Kelezatan olahan swike lainnya kata dia ada menu Kodok Goreng Tepung. Swike berbalut tepung terasa nikmat disantap dengan saus sambal asam manis. Satu porsi berisi enam potong paha swike itu dihargai Rp 44 ribu.

"Ada tiga olahan kodok goreng lainnya seperti Kodok Goreng Mentega, Kodok Goreng Telor Asin, dan Kodok Goreng Cabe Garam," tambahnya.

Dia memastikan, menu swike yang disajikan fresh tanpa cacat. Sebelum diolah, swike pun telah bersih dari kulit dan jeroan. Untuk Swike Kuah dipilih jenis swike sawah, sedangkan Swike Goreng dipilih jenis swike saklon atau swike batu. "Swike yang diolah di sini berasal dari daerah Sukabumi dan Tasikmalaya," tutupnya.

Bakso Garden

Begitu banyak pedagang yang menjajakan menu bakso. Mulai dari gerobak kaki lima hingga restoran bintang lima. Perbedaannya, tentunya kualitas daging sapi sebagai menu dasar olahan.

Salah satunya Bakso Garden. Kuliner ini menyajikan bakso berbahan daging sapi asli khas Solo, Jawa Tengah. Daging dipastikan fresh sebelum diolah menjadi bulatan bakso. Kualitas bakso diatas rata-rata bakso lainnya. Dijamin ketagihan saat disantap selagi hangat.

"Daging sapinya masih segar. Kami beli di pasar pukul 03.00 WIB dan langsung digiling untuk diolah menjadi bakso,” aku pemilik Bakso Garden Harjanto, saat ditemui di Ruko Aroma Dermaga, No 9c, Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (30/8).

Bakso Garden sendiri memiliki tiga jenis menu yakni bakso urat, bakso telur dan bakso kecil. Saat disantap, bakso begitu kenyal lantaran bahan utama daging sapi segar pilihan. Utamanya, bagian paha belakang sapi yang paling cocok diolah.

Menurutnya, kualitas daging sapi menjadi kunci utama kelezatan Bakso Garden. Bahkan, pihaknya memilih tak berjualan jika kualitas daging tak sesuai standard. Sebab, ini dapat mengurangi nilai kualitas yang selama ini dipegang.

"Kami sudah kerja sama dengan pedagang daging. Jadi, jika kualitas daging dibawah standar kami kembalikan," tandasnya.

Bebek Granat

Selain ayam, daging bebek bisa diolah menjadi ragam menu lezat. Salah satunya, Bebek Granat yang ada di Samala Resto di Samala Hotel. Menu ini diolah dari bebek peking yang dibakar dan dibalurkan dengan sambal ekstra pedas.

Kepedasannya bisa sesuai permintaan. Namun, bagi penyuka pedas, levelnya bisa sampai 12. Dimana, dalam satu porsi Bebek Granat dibaluri cabai hingga setengah kilogram.

"Rasanya menarik dan patut dicoba untuk anda pedas mania di Indonesia terutama wilayah Jakarta Barat," ujar Joko Triono Executive Chef Samala Hotel, dalam arsip Info Puri, Senin (02/07).

Menikmati menu Bebek Granat butuh keberanian. Sebab sejak potongan pertama bebek akan sangat terasa pedas hingga ke sela tulang. Belum lagi ditambah makanan tambahan seperti kacang teri, sambal bawang dan jukut urab sebagai teman makan Bebek Granat.  "Biasanya netralisir pakai Jukut Urab yang segar," tambah Joko.

Selain itu, ada menu Ayam Betutu. Menu ayam ungkep ini juga tak kalah pedas. Ayam akan ditambah sambal matah, kacang teri dan Jukut Urab. Rasanyayang  juga cukup pedas membuat menu ini sangat tepat disantap di siang hari.

"Kita pakai menu tradisional yang juga menarik untuk disantap setiap hari dan disukai banyak orang," tandasnya. 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda