Jumat, 23 November 2018 16:24:00
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Adi Wijaya
Pentingnya Edukasi Dini Penyakit Diabetes
Seminar awam diabetes mellitus gratis kepada puluhan peserta yang digelar Rumah Sakit Cendana, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (23/11/2018).
Foto : Adi Wijaya
 

PURI - Sekitar 10 juta jiwa di Jakarta mengidap diabetes. Angka tersebut diprediksi meningkat hingga 16,7 juta pada 2045. Edukasi penyakit yang menyerang metabolisme tubuh ini penting dilakukan sejak dini kepada masyarakat.

Tak terkecuali dilakukan Rumah Sakit Cendana, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Di sana, manajemen rumah sakit menggelar seminar awam diabetes mellitus gratis kepada puluhan peserta. Berbagai pengetahuan terkait penyakit ini dipaparkan langsung dr Sandy Perkasa, Sp. PD.

"Data yang kami punya, ada sekitar 10 juta jiwa di Jakarta mengidap penyakit diabetes," kata Direktur Utama Rumah Sakit Cendana, Chris A Yohannes saat ditemui di Rumah Sakit Cendana, Jalan Raya Kedoya Nomor 2, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (23/11/2018).

Dijelaskannya, masyarakat diminta waspada jika gejala 3P terjadi pada tubuh. Yakni Poliuria (urin berlebih), Polidipsia (rasa haus berlebih), Polifagia (nafsu makan meningkat). Penyakit yang menyerang metabolisme itu perlahan akan menggerogoti organ tubuh.

"Penyakit ini tidak hanya menyerang pada tubuh gemuk saja, tapi juga tubuh yang kurus. Bahkan, tak hanya di usia muda, usia anak-anak pun bisa terserang penyakit ini," jelasnya.

Dengan memberikan edukasi, dia berharap masyarakat dapat mencegah sebelum mengidap diabetes. Salah satu langkah yang tepat, dengan menerapkan pola hidup sehat dan rutin memeriksa kadar gula darah pada tubuh.

"Tentu pencegahan lebih baik dari pengobatan. Makanya kami adakan seminar agar masyarakat lebih tanggap terhadap berbagai penyakit. Seminar ini rencananya akan digelar setiap bulan, dengan tema berbeda," jelasnya.

Sedikit informasi, Rumah Sakit Cendana merupakan transformasi dari nama Rumah Sakit Al Kamal dan Rumah Sakit Puri Mandiri Kedoya. Beroperasi sejak Februari 2018, rumah sakit tipe C tersebut fokus pada empat bidang penyembuhan.

Diantaranya, Trauma Center (penyembuhan trauma), Neuro Science Center (penyembuhan sistem saraf), Hemodialisa Center (penyembuhan dengan metode cuci darah), dan Invertilitas Center (penyembuhan gangguan reproduksi).

Baca Juga

Berikan Komentar Anda