Puri > Kesehatan

Deteksi Kanker Sejak Dini, Peluang Sembuh Semakin Tinggi

Senin, 07 Mei 2018 18:30 WIB
Editor : Ichwan Hasanudin | Reporter : Ichwan Hasanudin

Waspada Penyakit Kanker pada Perempuan
Para peserta Rakernas Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia (IPEMI) di seminar Waspada Penyakit Kanker pada Perempuan.
Foto : istimewa

Share this








Sebetulnya, lebih dari 30 persen penyakit kanker bisa disembuhkan dengan cara mengubah faktor risiko perilaku dan pola makan penyebab penyakit kanker.

PURI – Kanker adalah salah satu penyakit yang ditakuti di dunia. Sebetulnya, lebih dari 30 persen penyakit kanker bisa disembuhkan dengan cara mengubah faktor risiko perilaku dan pola makan penyebab penyakit kanker.

Kanker yang diketahui sejak dini memiliki kemungkinan untuk mendapatkan penanganan lebih baik dengan cara mendeteksi gejala paling awal yang mungkin berkembang di dalam tubuh.

Meskipun sebagian besar gejala ini dapat bersifat sangat umum dan bisa berbeda tergantung lokasi, karakter keganasan serta ada tidaknya metastasis, tapi memeriksakannya lebih awal dapat membuat perbedaan besar.

Berbagai masalah kanker itu dipaparkan dalam workshop seminar kesehatan yang bertema “Waspada Penyakit Kanker pada Perempuan” dengan pembicara dr Julia Iskandar Darmawan MPH yang diselenggarakan oleh PT Citra Nusa Insan Cemerlang (CNI).

Ada tiga jenis kanker yang paling banyak diderita di Indonesia yaitu kanker payudara, kanker serviks dan kanker paru. Gejalanya umum semua kanker yaitu tubuh tampak sering kelelahan, secara umum kelelahan dan tubuh lemah merupakan gejala dari semua jenis kanker bila dipadukan dengan gejala lainnya.

Namun, jika mengalami kelelahan tanpa sebab yang jelas dan tidak membaik dengan istirahat banyak sekalipun, maka segeralah temui dokter.

dr Julia menjelaskan kelenjar getah bening membengkak atau bengkak di leher, lengan bawah, atau kunci paha. Pembengkakan getah bening mengindikasikan adanya perubahan pada sistem kerja kelenjar tersebut yang bisa jadi menandakan adanya gejala penyakit kanker.

Gejala kanker payudara, payudara merah, sakit dan bengkak bisa menjadi gejala yang menandakan adanya peradangan pada bagian dada/payudara. Puting susu berubah.

Salah satu gejala yang paling diingat oleh penderita kanker payudara adalah bahwa puting susu mereka tampak rata, miring, melesak ke dalam atau puting keluar cairan. Kanker payudara juga bisa bermula dari sakit punggung, karena adanya tumor pada payudara yang menekan bagian dada ke belakang.

Sedangkan untuk gejala umum kanker serviks, pendarahan tidak normal dari vagina, termasuk flek, adalah gejala yang sering terlihat dari kanker serviks. Pendarahan biasanya terjadi setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi, atau setelah menopause. Segera temui dokter untuk melakukan pemeriksaan jika terjadi pendarahan yang tidak normal lebih dari satu kali.

Cairan yang keluar tanpa berhenti dari vagina dengan bau yang aneh atau berbeda dari biasanya, berwarna merah muda, pucat, cokelat, atau mengandung darah. Perubahan siklus menstruasi tanpa diketahui penyebabnya, misalnya menstruasi yang lebih dari 7 hari untuk 3 bulan atau lebih, atau pendarahan dalam jumlah yang sangat banyak.

Rasa sakit tiap kali melakukan hubungan seksual. Segera hubungi dokter bila hal tersebut terjadi, diagnosis biasanya membutuhkan pemeriksaan mikroskopik jaringan yang diperoleh dengan biopsi. setelah didiagnosis, kanker biasanya dirawat dengan operasi, kemoterapi, atau radiasi.

Head of Product Marketing PT CNI Lingke Tirta Kencana mengatakan bahwa diet sehat, mengubah pola hidup dan minum suplemen yang tepat bisa mencegah perkembangan kanker. “Sangatlah penting untuk mengamati segala perubahan tak wajar yang timbul pada tubuh Anda agar kanker bisa dideteksi lebih dini. Semakin dini Anda mendapati keanehan, maka peluang untuk sembuh juga makin besar,” kata Lingke.