Senin, 13 November 2017 15:14:00
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Adi Wijaya
Alvin Tanudjaya
Alvin Tanudjaya
Foto : Adi Wijaya
 

PENJARINGAN - Bagaikan roda kehidupan, jatuh-bangun berbisnis seperti makanan bagi pengusaha. Tak jarang pengalaman-pengalaman ini menciutkan nyali para pelaku usaha untuk mengembangkan sayap kembali. Namun, hal ini tak berarti bagi Alvin Tanudjaya (24), pengusaha muda yang telah menjalankan empat usaha Food and Baverrage (F&B).

Alvin menganggap jatuh-bangun dalam menjalankan usaha sebagai pengalaman. Ia pun bercerita pernah mengalami kebangkrutan. Terpaksa tiga usaha kuliner yang awal-awal dirintis gulung tikar.

"Awalnya ada tiga usaha kuliner saya yang terpaksa gulung tikar," kata Alvin, saat ditemui di Latteria Gelato, Rukan Crown Golf, Blok D no 39, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (13/11/2017).

Untuk menjalankan bisnis, terutama kuliner ada sejumlah aspek penting yang harus menjadi perhatian. Di antaranya ide kreatif, brand stroom, analisa market, Sumber Daya Manusia (SDM), serta budget. Keseluruhannya harus dimatangkan sehingga usaha tak terlalu terkendala.

"Saya akui tiga usaha sebelumnya yang gulung tikar karena kurang matanya konsep. Saya pikir itu wajar asalkan bisa dijadikan pengalaman untuk membuka usaha lainnya," jelasnya.

Bagi calon pengusaha lainnya, disarankan untuk mematangkan konsep sebelum memulai usaha. Terutama ide kreatif agar menambah besar peluang saat menjalankan bisnis.

"Sekarang sudah banyak berbagai usaha yang ada. Kita harus cari yang berbeda dan unik sehingga customers penasaran dan datang kembali untuk mencicipinya," tutupnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda