Pluit kapuk > Properti

Investasi Menjanjikan di Forest City

Kamis, 14 September 2017 09:44 WIB
Editor : Utami Sulistiowaty | Reporter : Muhammad Azzam

Forest City
Forest City
Foto : istimewa

Share this








Beragam fasilitas dan keunggulan diberikan CGPV selaku pengembang Forest City. Nilai investasi kawasan ini mencapai Rp 1.330 triliun (kurs Rp 13.300)

PENJARINGAN – Pengembang China Country Garden bersama Esplanade Danga 88 Sdn Bhd yang kemudian membentuk perusahaan patungan (JV) Country Garden Pacificview Sdn Bhd (CGPV) tengah membangun kota baru. Kota baru ini sangat besar. Berada di empat pulau buatan manusia di Malaysia. Forest City, nama kota  baru ini.

Di pulau reklamasi tersebut sedang dibangun hunian vertikal seperti apartemen, hunian tapak, hingga pusat ekonomi baru. Pembangunan Forest City memiliki nilai investasi mencapai US$ 100 miliar atau setara dengan Rp 1.330 triliun (kurs Rp 13.300) selama 20 tahun ke depan dimulai dari 2015.

Keempat pulau di Forest City mampu menampung 700.000 sampai 1 juta orang. Di kawasan Forest City juga akan dilengkapi beragam fasilitas, seperti shuttle bus yang mengantarkan penghuni ke seluruh pulau di Forest City, pusat perbelanjaan yang menghadirkan produk bermerek bebas pajak, Phoenix Hotel yang terdiri dari 273 kamar, hingga sekolah internasional Shattuck St. Mary untuk menunjang pendidikan.

Keamanan Forest City pun sangat terjamin dengan adanya CCTV yang disebar di beberapa titik. Pemandangan di sepanjang bibir pantai pun dapat dinikmati penghuni setiap harinya dengan konsep hunian hijau yang memperhatikan aspek lingkungan alias green building.

Forest City memiliki sistem transportasi multi layer. Kendaraan bermotor memiliki lapisan transportasi sendiri. Sangat aman bagi pejalan kaki dan pengendara sepeda. Juga dilengkapi dengan LRT yang nantinya akan menghubungkan keempat pulau.

Adapun tiga faktor keuntungan yang membuat Forest City spesial ialah: Pertama, Hak Kepemilikan Permanen, Kepemilikan atas properti di Forest City bersifat seumur hidup. Hak milik dapat diteruskan kepada ahli waris, bebas pajak. Kedua, harga hanya 1/4 dari properti di Singapura. Dengan ranking 10 di dunia untuk kenaikan harga properti, dan ranking 9 untuk pendapatan rental.

Ketiga, jalur imigrasi khusus yaitu salah satu faktor yang paling menarik untuk meningkatkan jumlah populasi dan nilai investasi di masa depan. Dalam satu hari, rata-rata 150.000 orang melewati jalur imigrasi antara Singapura dan Malaysia.

Untuk keunggulan Forest City lainnya ialah, luas lahan 2.000 hektare, hanya 2 kilometer dari Singapura, kota hutan tepi pantai, bebas pajak pembelian, duty free shopping, dan yang utama yaitu Malaysia Resident Visa MM2H (Malaysia My Second Home).