Pluit kapuk > Properti

Hunian di Pulau Buatan Tiongkok Ludes Terjual

Rabu, 13 September 2017 12:56 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Muhammad Azzam

Maket Apartemen di Forest City
Maket Apartemen di Forest City
Foto : Muhammad Azzam

Share this








Warga Asia sangat berminat tinggal di pulau buatan Tiongkok yang berada di Johor, Malaysia, terbukti 15 ribu unit apartemen ludes terjual.

PENJARINGAN – Forest City, kawasan mandiri hasil reklamasi pulau dari Country Garden Pacificview Sdn Bhd (CGPV) bak magnet bagi warga Asia. Hal ini lantaran, belasan ribu unit apartemen yang terbangun di sana ludes terjual sejak 2015 lalu.

Tercatat, sekitar 15.000 unit apartemen di pulau buatan tersebut sudah laku terjual. Saat ini, pengembang tengah menyelesaikan pembangunan hunian apartemen dan rumah tapak bintang lima di pulau pertama dari total 4 pulau.

"Untuk angka perkiraan sampai saat ini sudah terjual 15.000 lebih. Untuk total unitnya sampai selesai kita enggak dapat angkanya, " kata salah seorang Sales Executive Forest City yang enggan disebutkan namanya di Sales Gallery di Ruko Crown Golf B 61-62, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Minggu (10/9/2017).

Menurut ia, pembeli ribuan unit apartemen Forest City berasal dari Asia, mulai Tiongkok, Singapura, Jepang hingga Negera Asean pada umumnya. Bahkan, pihaknya mengaku ada beberapa pembeli dari Indonesia yang memesan beberapa unit apartemen meskipun jumlahnya tak sebanyak Tiongkok.

"Memang ini targetnya ini akan menjadi pulau internasional, jadi dipasarkan ke berbagai negara. Sales galery berjualan di berbagai negara, ada 12 negara kita jual setiap negara ada cabangnya. Tapi yang paling banyak beli dari China, untuk Indonesia tingkat pembelinya nomor ke empat,"tutrunya.

Ia menjelaskan banyaknya pembeli dari Tiongkok karena, pengembang banyak melakukan promosi di negeri Tirai Bambu tersebut. Selain itu, populasi yang banyak membuat warga negara Tiongkok membeli properti di luar negaranya.

"Ya ini kan pengembangnya asal China jadi banyak promosi disana, promosi awal di China ditambah China populasi juga banyak jadi beli di Forest City juga,"ujarnya.