Jumat, 11 Mei 2018 13:43:00
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Adi Wijaya
Bunda, Hindari Kata ‘Jangan’ Kepada Anak
Ilustrasi (Ist)
Foto : istimewa
 

PENJARINGAN - Tak sedikit orangtua merasa kesal dengan tingkah laku sang buah hati. Manakala, apa yang dilarang justru dilakukan sehingga akhirnya menyebabkan permasalahan baru. Namun, tahukah bunda jika tingkah laku tersebut tak sepenuhnya muncul dari dalam diri anak ?

Tingkah laku yang dilakukan buah hati tersebut bisa jadi bersumber dari orangtua. Ayah atau bunda tanpa sadar melakukan sebuah instruksi sehingga membuat si anak melakukannya.

Principal Apple Tree Preshool Muara Karang Tanty Marthauli mengungkapkan, seorang anak membutuhkan waktu dalam menyerap sebuah informasi. Contohnya, tidak dapat menerima kalimat instruksi panjang. Sebab, daya akal rasional (kognitif) anak belum sepenuhnya terbentuk.

“Otak anak belum bisa menerima instruksi panjang. Apa yang mereka ingat hanya kata-kata terakhirnya,” jelas Tanty, saat ditemui di Apple Tree Preschool Muara Karang, Jalan Muara Karang Blok I1 Selatan No. 26-28, RT20/02, Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (26/4).

Untuk itu kata dia, instruksi tersebut harus diubah menjadi positif afirmasi seperti yang diterapkan tenaga pengajar di sekolah. Contohnya, kalimat mengandung unsur ‘jangan’ diubah menjadi kalimat positif.

“Seperti saat melakukan instruksi jangan lari. Namun bisa diganti menjadi jalan ya,” jelasnya. Cara ini dinilai mampu mendekatkan hubungan emosional antara orangtua dan sang anak.

Lanjut Tanty, di Apple Tree sendiri, para orangtua siswa selalu diberikan pengetahuan dan edukasi seputar ilmu parenting. Salah satunya melalui artikel parenting pada media Apple Tree News Letter yang terbit setiap bulannya.

"Selain melalui pertemuan rutin, kami juga memberikan edukasi melalui media internal berupa news letter. Cara ini menjadi bagian penting hubungan antara orangtua dan siswa ," tutupnya.

 

 

 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda