Pluit kapuk > Laporan Utama

Tumpukan Sampah Kaliadem, Sudin LH Kepulauan Seribu Salahkan Sudin LH Jakut

Jumat, 17 Maret 2017 14:15 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter :

Ilustrasi tumpukan sampah Kaliadem
Ilustrasi tumpukan sampah Kaliadem
Foto : istimewa

Share this








Sampah yang menumpuk dan menimbulkan bau busuk di sekitar Pelabuhan Kaliadem membuat Sudin LH Kepulauan Seribu melempar tanggungjawab ke Sudin LH Jakut.

PENJARINGAN – Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara tidak mau bertanggung jawab perihal sampah yang menggunung di sekitar Pelabuhan Kaliadem, Muara Angke, Jakarta Utara. Sebab, tumpukan kotoran dari laut tersebut merupakan wewenang Sudin LH Kota Administrasi Jakarta Utara.

"Sebenarnya, sampah-sampah itu kan berada di darat, seharusnya sudah menjadi tanggung jawab baik dari Sudin LH Jakarta Utara, serta UPT Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta. Namun, perihal tong sampah saat ini penuh, sebenarnya flukfluatif. Sebab sekarang ini kan lagi angin barat daya, sampah buangan di laut itu terbawa arus. Jadinya, kadang tong sampah itu penuh, kadang juga enggak," jelas Kepala Suku Dinas (Kasudin) LH Kabupaten Kepulauan Seribu Yusen Hardiman, Jumat (17/3/2017).

Menurt Yusen, pihak Sudin LH Kepulauan Seribu hanya berwenang mengelola sampah di laut, pesisir dan pantai. Bahkan, untuk urusan sampah, pihaknya pernah libur melakukan pengangkutan sampah di laut, pesisir dan pantai.

"Kami ini enggak ada liburnya loh. Sementara sampah di lautan itu, dan pesisir dan pantai ya masih cukup banyak. Seperti saya katakan ya, karena sedang angin barat daya. Truk sampah saya ada lima unit di Pelabuhan Kaliadem dan perlu diketahui, memang setiap harinya ada 7-10 ton sampah di lautan kami angkut menuju ke Kaliadem, lalu di bawa ke Bantar Gebang," jelasnya.

Baca juga : Ahok Kalah Dalam Perkara Reklamasi Pulau K di PTUN Jakarta

Untuk mengatasi persoalan sampah, pihaknya akan melakukan penambahan contaner yang di Pelabuhan Kali Adem. "Nantinya akan ada penambahan container di Pelabuhan Kaliadem, agar tak kepenuhan ya," katanya.

Sementara itu, Slamet Riyadi sebagai Kasudin LH Kota Administrasi Jakarta Utara beum dapat dimintai tanggapan perihal sampah di Kali Adem.