Selasa, 09 Januari 2018 18:54:00
Editor : Arif Muhamad Rian | Reporter : Adi Wijaya
Pakar Feng Shui Indonesia, Yulius Fang
Pakar Feng Shui Indonesia, Yulius Fang
Foto : Malik Maulana
 

PENJARINGAN - Tahun Baru Cina atau disebut Imlek selalu diikuti perubahan Shio. Jika saat ini masih termasuk Shio Ayam Api, namun 16 Februari 2018 mendatang akan berubah menjadi Shio Anjing Tanah. Apa yang bakal terjadi pada Shio tersebut ?

Pakar Feng Shui Indonesia, Yulius Fang mengibaratkan, tahun Anjing Tanah seperti bara dalam sekam. Tahun itu, akan nampak tenang dari luar, namun terdapat sejumlah gejolak di dalamnya.

"Banyak yang tadinya berseteru jadi berdamai. Tapi di sisi lain ada yang tadinya damai justru berseteru," kata Yulius saat ditemui di kediamannya, Perumahan Akasia Golf 5, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (9/1/2018).

Dia menjelaskan, Shio Anjing Tanah terdiri dari dua kompenen berurutan, yakni tanah dan anjing. Komponen tanah lebih besar dibandingkan anjing. Sehingga, karakter positif Shio tersebut tergolong teguh, stabil, sabar, hati-hati, bertoleransi, sederhana dan jujur.

"Karakter negatifnya, karena terlalu sabar, maka akan menyebabkan pasif, lambat, sulit berubah arogan hingga fanatisme," jelasnya.

Dia menerangkan, Feng Shui tiap Shio terbagi menjadi dua semester. Tahun ini, semester pertama mulai dari Februari 2018 hingga Juni 2018 dan semester kedua mulai dari Juni 2018 hingga Februari 2019. Tiap awal pergantian tahun, masih akan terbawa sedikit pengaruh dari Shio sebelumnya. 

"Jadi meski nanti memasuki Shio Anjing Tanah, masih ada sedikit pengaruh dari Shio Ayam Api sebelumnya," tutupnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda