Kamis, 24 Mei 2018 14:57:00
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Adi Wijaya
Sidak Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) Jakarta Utara di Pasar Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (24/5/2081).
Sidak Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) Jakarta Utara di Pasar Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (24/5/2081).
Foto : Adi Wijaya
 

PENJARINGAN - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) Jakarta Utara menggelar sidak pangan di lima pasar tradisional dan moderen di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Sidak dilakukan sebagai bentuk pengawasan selama Ramadan 2018.

Kasudin KPKP Jakarta Utara Rita Nirmala mengatakan, sidak dilakukan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat saat mengonsumsi bahan makanan. Ikan asin, menjadi bahan pangan yang rentan terhadap zat berbahaya seperti formalin.

"Kami memeriksa apakah sejumlah jenis pangan yang dijual mengandung zat berbahaya bagi tubuh. Jika kedapatan makanan berat bahaya akan dilakukan penyitaan," kata Rita, saat ditemui di Pasar Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (24/5/2081).

Hingga siang ini, diterangkannya terdapat 270 sampel bahan pangan yang diambil dari pedagang Pasar Pluit. Sampel tersebut akan dibawa ke laboratorium untuk dilakukan pengujian zat berbahaya.

"Tak hanya di pasar ini, kami juga melakukan sidak di Apsari Teluk Gong, Pantai Indah Kapuk (PIK), serta dua supermarket," tutupnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda