Kamis, 28 Juni 2018 15:45:00
Editor : Muhamad Ibrahim | Reporter : Adi Wijaya
Rezeki Tambahan dari Bisnis Rental Kendaran
Deretan mobil-mobil yang siap disewakan kepada konsumen.
Foto : Malik Maulana
 

PLUIT KAPUK - Begitu disayangkan jika kendaraan roda empat hanya hiasan garasi semata. Padahal, sangat dimungkinkan kendaraan tersebut mendatangkan rezeki tambahan tanpa harus menguras tenaga sang pemilik.

Ya, rezeki penghasilan itu didapatkan dengan cara menyewakan mobil. Seperti yang dilakukan warga Penjaringan, Jakarta Utara, Hariyadi. Sejak tahun 2013 silam, dirinya membuka jasa rental mobil roda empat.

"Disewakan juga jika ada mobil yang tidak terpakai. Lumayan dapat penghasilan tambahan," ungkapnya saat berbincang hangat dengan tim Info Pluit Kapuk, pekan lalu.

Dari bisnis ini, Hariyadi dapat meraih jutaan rupiah. Setiap unit mobil dibanderol Rp 450 ribu – Rp 700 ribu. Bahkan, saat momen liburan seperti Idul Fitri tarif penyewaan meroket menjadi Rp 650 ribu – Rp 800 ribu.

Lanjutnya, bisnis rental mobil yang dijalankan cukup mudah. Tak perlu repot mencari pelanggan. Tak jarang, Hariyadi kerap menitipkan mobilnya kepada pebisnis rental sejenis. Tentu dengan pembagian penghasilan secara jujur dan adil. "Saya cuma punya dua mobil rental. Sisanya tiga unit mobil milik teman-teman saya," paparnya.

Namun begitu kata dia, bisnis yang dijalankannya juga memiliki resiko. Diantaranya, menurunnya performa kendaraan. Jarak tempuh pada sepedometer pun tak henti-hentinya bertambah. Bahkan, tak menutup kemungkinan mobil terlibat kecelakaan lalu lintas ataupun digondol pelaku kejahatan kendaraan bermotor.

"Untuk solusi itu, kendaraan rental wajib memiliki asuransi resmi. Perawatan kendaraan juga harus rajin. Selain itu, alat 'global positioning system (GPS) tersembunyi wajib dipasang," pungkasnya.

Senada, rezeki tambahan dari bisnis rental kendaraan dirasakan Daeng Asrizal. Anggota Paguyuban Rental Mobil di Jalan Tongkol, Tanjung Priok, Jakarta Utara ini meraup untung berlipat. Terlebih saat momen liburan panjang anak sekolah dan hari raya keagamaan.

“Saat libur Lebaran tarif rental mobil meroket hingga 150 persen. Contohnya, tarif sewa mobil sekelas Avanza yang dibanderol Rp 300 di hari biasa per harinya, namun melonjak menjadi Rp 700 ribu,” paparnya.

Namun begitu diakuinya, animo penyewa yang datang ke tempatnya melemah dibanding tahun sebelumnya. Buktinya, hanya 40 persen mobil tersewa dari ratusan mobil yang disediakan hingga H-4 lebaran. Berbanding tahun sebelumnya yang ludes disewa sejak H-5 lebaran.

"Tahun ini agak melemah dibanding sebelumnya. Masih banyak mobil yang terparkir di sini," jelasnya.

Lanjutnya, kebanyakan penyewa mobil mudik ke wilayah Jawa Barat, Tengah dan Timur. Semua mobil disewa dengan sistem 'lepas kunci'. "Jadi mereka ngga pakai sopir. Hanya bermodal Surat Tanda Nomor Kendaraan  (STNK). Modal kepercayaan saja," pungkasnya.

Baca Juga

Berikan Komentar Anda