Pluit kapuk > Laporan Utama

Pasca Vonis Ahok

Rentetan Sakit Hati Warga Kampung Akuarium Kepada Ahok

Minggu, 14 Mei 2017 15:45 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Muhammad Azzam

Penggusuran Kampung Akuarium tahun lalu
Penggusuran Kampung Akuarium tahun lalu
Foto : istimewa

Share this








Digusur dan direlokasi ke Rusunawa justru membuat kehidupan sosial warga eks Kampung Akuarium terhalang.

PENJARINGAN - Warga Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Kapuk Muara, Jakarta Utara masih memendam rasa sakit hati kala digusur dari Kampung Akuarium pada April tahun lalu. Masa kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai tidak memiliki keadilan bagi mereka (warga eks Kampung Akuarium).

Salah seorang warga Rusun Kapuk Muara, Jakarta Utara, Rinto Ardiansyah mengatakan, turut senang mengetahui Ahok dipenjara atas kasus penistaan agama. Rinto menganggap hukuman penjara yang diterima oleh Ahok merupakan balasan atas apa yang dilakukan semasa menggusur warga Kampung Akuarium.

“Ini semua kan ulah Ahok (sambil merentangkan tangan bekas luka). Jadi kalau Ahok di penjara ya kami senang. Mereka tidak pernah mikirin bagaimana akses sosial kami,” jelas dia saat ditemui di Rusunawa Kapuk Muara, Jakarta Utara, Minggu (14/5/2017).

Menurut dia, tinggal di rusun membuat dirinya tidak dapat berinteraksi dengan warga lainnya. Sebab, setiap pulang kerja, semua langsung masuk ke dalam kamar masing-masing.

“Coba bayangkan. Kehidupan kami yang dulu sangat normal, kami ini bukan orang miskin, dan barang-barang kami diangkut bagai sampah,” Rinto bercerita dengan geram.

Warga yang juga dijanjikan akan dibangunkan tempat usaha di tempat baru, juga tidak ada realisasinya. Alih-alih bakal hidup lebih enak, warga rusun kini mulai banyak yang angkat kaki.

“Bukan hanya itu. Kami juga dimintai uang iuran RT segala. Entah itu untuk apa. Dulu dijanjikannya kan nggak bakal ada bayar-bayar yang lainnya lagi. Tapi ini apa? Makanya, saya rela kepala saya botak setelah Ahok di penjara,” papar dia.

Ada 10 orang warga yang digundulkan dan satu diantaranya ada seorang ibu-ibu yang memang merasa tidak puas sekali dengan pemerintahan Ahok. Alasan ibu itu juga, dikatakan Rinto, karena sehari sebelum vonis Ahok, ada segerombol Satpol PP yang datang ke Kampung Akuarium yang memberikan sosialisasi akan lakukan penggusuran lagi.

Baca juga : Area Pintu Masuk Pelabuhan Tanjung Priok Marak Preman

“Untung Ahok di penjara, mereka besoknya nggak dateng lagi kesini. Jadi warga di sini setidaknya bisa merasa sedikit lega bernafas,” kata Rinto.