Pluit kapuk > Laporan Utama

Proyek Reklamasi Jangan Dialihkan ke Pemerintah Pusat

Jumat, 21 April 2017 14:25 WIB
Editor : Wahyu AH | Sumber : DBS

Proyek reklamasi teluk Jakarta.
Proyek reklamasi teluk Jakarta.
Foto : istimewa

Share this





Proyek reklamasi sangat merugikan warga miskin dan nelayan di sekitar teluk Jakarta.

JAKARTA – Warga pesisir Kampung Luar Batang menolak rencana pemerintah pusat mengambil alih proyek reklamasi teluk Jakarta dari tangan Pemprov DKI. Alasannya tidak jelas dan cenderung mencurigakan.

"Kenapa setelah Anies-Sandi menang, reklamasi teluk Jakarta diambil oleh pemerintah pusat, ini kan jelas programnya Pemprov DKI," ucap warga Kampung Luar Batang, Warni di Kampung Aquarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (21/4/2017).

"Anies-Sandi sudah berkomitmen untuk tidak melanjutkan reklamasi teluk Jakarta, jadi pemerintah pusat jangan ikut campur dengan program reklamasi oleh Pemprov DKI," tambahnya.

Baca Juga : Anies-Sandi Harus Atasi Macet dan Banjir Jakarta

Lagipula, proyek reklamasi sangat merugikan warga miskin dan nelayan di sekitar teluk Jakarta. "Reklamasi teluk Jakarta, hanya menguntungkan orang-orang kaya dan sangat merugikan kami," sahutnya.

Begitupun Yudi, nelayan Muara Angke. “Reklamasi teluk Jakarta yang selama ini berjalan sudah merugikan nelayan. Apalagi, reklamasi akan diteruskan oleh pemerintah pusat. Tidak ada manfaatnya bagi nelayan.”