Pluit kapuk > Laporan Utama

Pilkada DKI 2017

Penerima Paket Sembako dan Uang dari Timses Akan Dipidana

Senin, 17 April 2017 13:36 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Muhammad Azzam

Ilustrasi bagi-bagi sembako oleh timses Ahok-Djarot
Ilustrasi bagi-bagi sembako oleh timses Ahok-Djarot
Foto : istimewa

Share this








Menghindari praktik politik uang dengan membagi-bagikan paket sembako atau uang, Panwascam Tambora berlakukan sanksi pidana bagi penerima dan sebaliknya.

TAMBORA – Warga Tambora, Jakarta Barat diimbau tidak menerima paket sembako atau apapun yang berkaitan dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta. Pasalnya, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) akan mengenakan sanksi pidana jika kedapatan melakukan pelanggaran selama masa tenang kampanye.

Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Tambora, Jakarta Barat Carmadi menjelaskan, masa tenang sebelum pemungutan suara pada Rabu (19/4/2017) akan memberikan kesempatan kepada warga DKI Jakarta untuk menentukan hak pilihnya. Ia berharap, tidak ada gangguan maupun intimidasi untuk memilih salah satu paslon tertentu.

Namun demikan dalam realitasnya, kata dia pada masa tenang tidak menutup kemungkinan akan ada kegiatan pasangan yang mengarah kepada kampanye. Itu berpotensi melanggar aturan kampanye.

"Untuk kepada pasangan calon, hentikanlah kegiatan-kegiatan aktivitas di masa tenang dan untuk warga pemilih jangan coba coba Nerima paket sembako maupun uang karena baik yang memberi maupun yang menerima bisa terkena tindak pidana,"ujar Carmadi, Senin (17/4/2017).

Baca juga : Djarot Resmikan Bedah Rumah di Cilincing

Ia menilai masa tenang harus memberikan ruang kepada pemilih untuk berkonsentrasi dan memikirkan secara matang siapa yang akan dia pilih sebagai Gubernur DKI lima tahun kedepan.

“pemilih memiliki pilihannya masing masing sesuai keyakinan mereka, baik berdasarkan pertimbangan-pertimbangan obyektif mulai dari visi dan misi, program, sampai dengan tawaran kebijakan publik yang disampaikan oleh setiap pasangan calon dalam proses kampanye. Jadi itulah fungsi masa tenang bagi pemilih sebelum mencoblos,"ungkapnya.