Pluit kapuk > Laporan Utama

Pekerja Galian Pipa PALYJA Tewas, Sandiaga Baru Dapat Kabar Pagi Ini

Rabu, 02 Mei 2018 14:26 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

Sandiaga Uno meninjau pengerjaan  underpass Mampang.
Sandiaga Uno meninjau pengerjaan underpass Mampang.
Foto : Yatti Febriningsih

Share this








Sandi meminta pihak-pihak yang terkait dengan proyek galian pipa PALYJA menemuinya guna mengonfirmasi kondisi yang terjadi.

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berencana memanggil Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta dan pihak PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA). Pemanggilan terkait seorang pekerja mereka yang tewas terjebak longsor di dalam lubang galian, Selasa (1/5/2018).

“Saya akan memanggil Kepala Dinas Tenaga Kerja untuk lakukan evaluasi, memanggil pihak Palyja dan kontraktornya,” ujar Sandi di Lapangan IRTI Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (2/5/2018). 

Pemanggilan untuk meminta pihak Palyja segera menginvestigasi penyebab pekerjanya tewas. Menurutnya, harus ada sanksi tegas yang diberikan supaya kecelakaan kerja tidak lagi terjadi. Mengingat kedua belah pihak sudah memiliki perjanjian kerja sama.

“(Sanksi) harus sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Terkait informasi kecelakaan, Sandi mengaku baru mendapat informasi pagi ini. Dia memastikan kasus kecelakaan tersebut menjadi yang terakhir. 

“Kami sangat prihatin, kami berbela sungkawa. Seperti yang dikatakan sebelumnya adalah bawa kita harus memastikan keselamatan dan kesehatan kerja,” jelas dia.

Tidak hanya itu, sebagai bentuk tanggung jawab, pihak keluarga korban tewas akan mendapatkan santunan dari Pemprov DKI Jakarta. “Untuk keluarganya kami ucapkan bela sungkawa dan Pemprov akan berpartisipasi dan fasilitasi agar keluarganya dapat pelayanan terbaik,” tukasnya. 

Sebelumnya, Tarno (41), baru dievakuasi Badan SAR dan petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI pada pukul 04.30 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Lokasi kejadian yakni di proyek perpipaan, Jalan Jembatan Tiga Raya, Penjaringan, Jakarta Utara. Insiden terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa (1/5), ketika proses penggalian tengah dilakukan.