Pluit kapuk > Laporan Utama

Nonaktifkan RW, Lurah Pluit Dilaporkan Warganya ke Sandiaga

Rabu, 15 November 2017 11:52 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Yatti Febriningsih

Sandiaga Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta
Sandiaga Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta
Foto : istimewa

Share this








Lurah Pluit, Jakarta Utara dilaporkan oleh warganya sendiri ke Sandiaga Uno karena telah nonaktifkan salah seorang ketua RW di sana.

JAKARTA – Pagi tadi, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menerima aduan warga terkait Lurah Pluit menonaktifkan Susana Megawati, Ketua RW 17 di Kelurahan Pluit, Jakarta Utara. Pengaduan warga Ibu Kota terkait persoalan Rukun Tetangga (RT) Rukun Warga (RW) kerap didapat Sandiaga Uno. Hal ini terkait adanya kebijakan Lurah dapat menonaktifkan pengurus RT/RW.

“Jadi ini yang kami baru saja mendapat masukan dari temen-temen dari Pluit, Penjaringan. Pak Anies juga dapat masukan yang sama. Nanti kita lihat bagaimana lurah itu bisa bekerja sama para RW dan RT-RT di bawah untuk membuat situasi masyarakat di bawah itu kondusif. Jangan sampai ada gesekan antar-warga,” kata Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Terkait kebijakan Lurah berwenang menonaktifkan pengurus RT/RW, Sandiaga mengaku akan melakukan review.  Karena, dia mencontohkan kejadian Ketua RW  Susana Megawati, yang kata warganya bertugas dengan baik, tetapi dinonaktifkan oleh lurah setempat.

“Saya enggak mau suudzon, saya ingin tanya dulu Lurah Pluit, sebetulnya apa sih yang terjadi,” kata dia.