Pluit kapuk > Laporan Utama

Musala di Kampung Akuarium, Dari Al Ikhlas, Al Jihad, hingga Al Makmur

Kamis, 31 Mei 2018 08:15 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Adi Wijaya

Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Musala Al Makmur di Kampung Akuarium.
Foto : Adi Wijaya

Share this








Musala di Kampung Akuarium tiga kali berganti nama dari Al Ikhlas, Al Jihad, hingga Al Makmur.

PENJARINGAN - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyied Baswedan meresmikan Musala Al Makmur, Kampung Akuarium, Kelurahan Penjaringan, Penjaringan, Jakarta Utara. Musala tersebut merupakan relokasi Musala sebelumnya yang bernama Al Jihad.

"Peresmian penanda dimulainya pemakaian musala," kata Anies, saat ditemui di Kampung Akuarium, Kelurahan Penjaringan, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (30/5/2018).

Penamaan ‘Al Makmur’ mengikuti rencana kemakmuran penataan Kampung Akuarium. Nama Musala Al Jihad muncul pasca penertiban pada 2016 silam. Sedangkan nama sebelumnya yakni Musala Al Ikhlas.

"Tadi diceritakan mbak Darmadiani, dulu namanya Musala Al Ihlas, lalu ketika digusur diubah namanya menjadi Musala Al Jihad, dan saya waktu itu sampaikan, insya Allah tempat ini jadi tempat yang makmur dan itu diberi nama Al Makmur. Sekarang ternyata benar dikasih nama Al Makmur," jelasnya.

Saat ini, lanjutnya penataan Kampung Akuarium telah memasuki fase kesiapan dari Community Action Plan (CAP). Perencanaan dilakukan tiga bulan setelahnya, sedangkan pembangunan direncanakan pada 2019 mendatang.

"Kemudian kita berharap dari hasil CAP ini akan muncul perencanaan yang sesuai dengan aspirasi warga. Sesuai dengan aturan perundangan dan sesuai dengan rencana tata kota kita," tutupnya.