Jumat, 29 Juni 2018 14:42:00
Editor : Wahyu AH | Reporter : R Maulana Yusuf
Mau Tahu Betawi? Datang ke Pasar Seni Ancol
Sohibul Hikayat di Pasar Seni Ancol.
Foto : istimewa
 

ANCOL - Kampung Betawi Ancol di Pasar Seni konsisten menghadirkan acara menarik untuk para pengunjungnya. Satu di antaranya berlangsung di gedung North Art Space (NAS), Pasar Seni Ancol yang menampilkan kegiatan bertajuk ‘Wall of Frame Betawi’.

Berlangsung sejak 15 Juni  sampai 17 Agustus 2018. Selain menampilkan informasi asal-usul 267 nama kelurahan di DKI Jakarta termasuk 8 peta Batavia/Djakarta dan foto, di tempat ini juga digelar beragam acara seperti kesenian dan talkshow mengenai asal-usul kampung di Betawi. 

“Lewat kegiatan itu diharapkan banyak orang makin paham tentang seni dan budaya Betawi, juga sejarah Kampung Betawi. Sambil liburan di Pantai Ancol, ada pengetahuan yang didapat,” ujar Roni Adi, Ketua Tim Wall of Frame Betawi.

Khusus untuk akhir pekan ini, Wall Of Frame Betawi menampilkan Sohibul Hikayat yang dibawakan oleh Yahya Andi Saputra, budayawan sekaligus pengurus Lembaga Kebudayaan Betawi dengan tema ‘Kampung Kita’ pada Sabtu (30/6/2018) tepatnya pukul 13.30 – 15.00 WIB.

Di sini, pengunjung dapat menyaksikan kesenian Betawi dan Sohibul Hikayat yang akan becerita tentang kampung di Betawi. Sedangkan pada Minggu (1/7/2018) pukul 13.30–15.00 WIB akan menampilkan talkshow Sejarah Kampung Tua Jakarta dengan pembicara Candrian Attahiyyat (Arkeolog Universitas Indonesia dan Tim Ahli Cagar Budaya DKI Jakarta).

Menurut Roni, acara itu cukup menarik. Apalagi, bagi yang ingin lebih jelas tentang acara Wall Of Frame Betawi yang menampilkan Asal-Usul Kampung di Betawi. 

Dalam pameran ini, penulisan nama dan  ejaan  kampung disuguhkan berdasarkan tulisan asli yang tertera di peta-peta lama untuk memberi nuansa  masa lalu. Pameran toponimi ini bukan bermaksud menyuguhkan versi baru dari sebuah nama kampung, tetapi memberi data baru bagi yang ingin mengetahui asal-usul kampung Betawi.

“Hadirnya rangkaian kegiatan yang bervariasi dan memiliki nilai edukasi ini makin membuat konten Kampung Budaya Betawi berbobot dan layak untuk untuk dikunjungi, terlebih untuk menikmati sajian hiburan budaya asli Jakarta di Pasar Seni pengunjung tidak dipungut biaya tambahan, jadi sayang jika dilewatkan,” tambah Sunarto, General Manager Taman Impian Jaya Ancol.

Untuk diketahui Sohibul Hikayat adalah salah satu sastra lisan Betawi yang bersumber dari Timur Tengah. Sedang arti Sohibul Hikayat berasal dari bahasa Arab, berarti “yang empunya cerita”.

Sohibul Hikayat atau yang empunya cerita dipopulerkan oleh Zaid. Ia dikenal sebagai tukang cerita, meskipun ia menolak gelar itu. Dalam aksi panggungnya, Zaid biasa membuka dengan hal yang menyangkut moral, kemudian ceritanya mirip dakwah dan dilanjutkan dengan gaya bercerita yang lucu sampai selesai acara. 

Dalam membawakan Sohibul Hikayat, Zaid  pada awal cerita kerap memakai kata alkisah, kata hikayat, syahdan, dengan bahasa Indonesia gaya Jakarta. Sumber cerita yang dibawakan oleh Sohibul Hikayat di antaranya dari kisah-kisah Persia, seperti kisah seribu satu malam, Nurul Laila, Alfu Lail Wal Lail. 

Baca Juga

Berikan Komentar Anda