Pluit kapuk > Laporan Utama

Marak Penjual Takjil Dadakan di Taman Waduk Pluit

Jumat, 18 Mei 2018 09:22 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Adi Wijaya

Penjual Takjil di Taman Waduk Pluit
Penjual Takjil di Taman Waduk Pluit.
Foto : Adi Wijaya

Share this








Penjual takjil memenuhi area Taman Waduk Pluit. Mayoritas adalah pedagang dadakan yang hanya muncul saat momen Ramadan.

KOJA - Pedagang takjil membanjiri sejumlah kawasan di Ibu Kota pada hari pertama Bulan Ramadhan 2018. Salah satunya, kawasan Taman Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Pantauan infonitas.com, mereka menghiasi sepanjang kawasan itu sejak pukul 15.00 WIB. Mayoritas pedagang menjajakan jajanan khas berbuka puasa, mulai dari sop buah, gorengan, kolak, nasi rames, es kelapa hingga kurma.

Salah satu pedagang kolak, Firman mengaku kebanjiran pembeli. Mangkal sejak pukul 16.00 WIB, puluhan bungkus kolak hampir ludes diburu warga untuk berbuka puasa.

"Alhamdulillah sudah hampir habis sebelum Magrib," kata Firman, saat ditemui di Jalan Kramat Jaya, Koja, Jakarta Utara, Kamis (17/5/2018).

Melihat pencapaian itu, dia berniat menambah stok jualan untuk esok hari meski terbersit sedikit keraguan di hatinya mengingat banyaknya pedagang dengan produk serupa. "Memang banyak sih yang jualan kolak. Mau nambah stok tapi agak ragu," terangnya.

Pedagang takjil lainnya, Hanum mengaku berjualan aneka menu takjil hanya semasa Ramadan. Biasanya, wanita beranak empat itu hanyalah seorang buruh cuci di sekitar kediamannya, Muara baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

"Ada modal sedikit buat jualan takjil. Lagian makanan yang dijual juga banyak titipan tetangga," tutupnya.