Pluit kapuk > Laporan Utama

HUT Ke-72 RI

Lagi, Kelurahan Pekojan Kibarkan Bendera Pusaka Terpanjang di Dunia

Jumat, 04 Agustus 2017 11:24 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Adi Wijaya

Lurah Pekojan bersama jajaran TNI sedang membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 500 meter.
Lurah Pekojan bersama jajaran TNI sedang membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 500 meter.
Foto : Adi Wijaya

Share this








Bendera Merah Putih sepanjang 500 meter membentang di wilayah Kelurahan Pekojan untuk menyambut peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-72.

TAMBORA - Kedua kalinya, masyarakat kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat mengibarkan bendera pusaka Merah-Putih sepanjang 500 meter untuk kedua kalinya sejak 2016 silam. Nantinya, pengibaran Sang Saka Merah Putih tersebut digadang-gadang akan mencatat rekor dunia sebagai Bendera terpanjang.

Klaim dari Lurah Pekojan Tri Prasetyo tersebut, mengacu pada pengalaman dua tahun lalu yang mendapatkan penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Lemprid) sebagai bendera terpanjang di dunia.

"Bendera itu kami buat dengan mengadakan perlombaan menjahit bendera dengan melibatkan 720 peserta Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pekojan dengan waktu dua jam," kata Tri Prasetyo, Lurah Pekojan, saat ditemui di Tugu Pekojan, Jalan Gedong Panjang, Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (4/8/2017).

Dia menjelaskan, pemasangan bendera sepanjang 500 meter ini berada di lokasi yang sama seperti tahun sebelumnya, yakni di sekitar Tugu Pekojan, atau membentang mulai dari Jalan Bandengan Utara sampai Jalan Gedong Panjang, Kelurahan Pekojan, Tambora, Jakarta Barat. Bendera itu, dipasang setiap memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI).

"Kami pasang tiap awal Agustus," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kelurahan Pekojan telah mempersiapkan berbagai acara untuk memperingati HUT RI ke-72 kali ini, seperti pemasangan bendera sepanjang 500 meter, pernikahan warga, penyerahan kunci rumah, perlombaan, bazar, hingga malam puncak hiburan rakyat. Anggaran rangkaian acara itu, diperkirakan mencapai sekitar Rp 40 juta.

"Kami pastikan anggaran itu dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan swadaya masyarakat. Tidak menggunakan anggaran pemerintah," tutupnya.