Pluit kapuk > Laporan Utama

Komentar Sandiaga Uno Soal Kenaikan Harga Cabai

Rabu, 11 Januari 2017 10:11 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Wahyu Muntinanto

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno

Share this





Kalau pasokan aman, harga cabai akan tetap stabil. Itu hukum mutlak.

PADEMANGAN - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut harga cabai melambung karena tidak seimbangnya program pemerintah provinsi dalam menghadirkan pasokan yang aman.

Tentu, kenaikan harga cabai tidak hanya memberatkan pembeli. Namun juga, penjual. Maka itu, dia pun akan berkomitmen memastikan inflasi bahan makanan bisa sampai kurang dari 7,10 persen. Sehingga, tidak memberatkan kalangan menengah ke bawah.

"Masalahnya pasokannya tidak aman. Kalau pasokan aman, harga pun akan tetap stabil. Kalau terpilih, saya berjanji akan melakukan terobosan baru dengan merangkul petani cabai dan pedagang untuk meminimalisasi biaya," tuturnya.

"Cara operasi pasar bisa diselesaikan dengan cara temporer, untuk itu caranya bagimana pemprov DKI bisa mengambil dari petaninya langsung dengan cara kerja sama jangka panjang dangan melakukan kerjasama dengan pedagang lainya," pungkasnya.







Pluit kapuk > Laporan Utama

Timses Anies-Sandi Ikut Awasi Rekapitulasi Suara di Jakut

Jumat, 17 Februari 2017 12:39 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Muhammad Azzam

 Ilustrasi Anies-Sandi
Ilustrasi Anies-Sandi

Share this





Menghindari tindak kecurangan yang dilakukan oknum penyelenggara Pilkada DKI Jakarta, Timses Anies-Sandi keliling kecamatan awasi rekapitulasi suara,

PENJARINGAN – Tim Sukses (Timses) Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno ikut mengawasi rekapitulasi suara di Jakarta Utara. Hal ini untuk antisipasi adanya tindak kecurangan yang dilakukan oleh oknum-oknum penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.

"Kalau rekapitulasi tingkat kecamatan tidak sama dengan formulir C1, patut diduga ada kecurangan," kata Seketaris Tim Pemenangan Paslon Anies-Sandi, Naca Supriatna, Jumat (17/2/2017).

Naca mengatakan, saat rekapitulasi kecamatan, pihaknya fokus pada TPS di komplek. Dan juga daftar tambahan pemilih. Ia juga menjelaskan saat pencoblosan ada beberapa hal yang menjadi perhatian pihaknya.

"Misalnya, ada pemilih yang TPS nya jauh dari tempat tinggalnya. Atau beda RW. Itu ada di Penjaringan. Di depan rumahnya ada TPS, cuman milihnya malah di TPS yang jauh," ujar Naca.

Namun, Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh relawan yang bekerja luar biasa untuk perubahan di Jakarta."Kita juga ucapkan terima kasih kepada warga Jakarta yang telah memilih Anies-Sandi. Suara yang telah diberikan warga Jakarta akan Insya akan dikawal sampai perhitungan akhir di KPU,"tutupnya.







Pluit kapuk > Laporan Utama

Saksi Minta Surat Suara Dicek Ulang

Kamis, 16 Februari 2017 19:44 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Muhammad Azzam

Suasana rekapitulasi surat suara di Kecamatan Penjaringan.
Suasana rekapitulasi surat suara di Kecamatan Penjaringan.

Share this





Rekapitulasi suara di PPK Penjaringan berjalan alot karena saksi nomor urut 2-3 minta surat suara dicek ulang.

PENJARINGAN - Petugas Pemilihan Kecamatan (PPK) Penjaringan mulai melakukan rekapitulasi penghitungan suara yang disaksikan oleh PPS tiap kelurahan, Panwas Kecamatan, dan saksi saksi dari ketiga paslon calon. Rekapitulasi dimulai pukul 14.00 dengan menyanyikan lagu Indonesia raya.

Diketahui  jumlah DPT Kecamatan Penjaringan sebanyak 197.283 dan 390 Tempat Pemungutan Suara di 5 Kelurahan yaitu Kamal Muara, Kapuk Muara, Pejagalan, Pluit dan Penjaringan.

Pantauan infonitas.com rekapitulasi berlangsung alot dikarenakan saksi paslon nomor 3 meminta surat suara tidak sah dicek kembali. Selain itu saksi paslon nomor 2 meminta surat suara tidak terpakai di cek dan dicoret (cross/silang).

"Berdasarkan temuan saksi kami ada beberapa suara sah dianggap tidak sah, jadi kami minta untuk dicek kembali," ujar salah satu saksi paslon nomor 3.

Sama halnya dengan saksi paslon nomor 2, yang meminta pengecekan kembali surat suara untuk menghindari penyalahgunaan surat suara yang tidak terpakai. “Maka harus dicek kembali apakah sudah dicoret atau tidak. Kalau belum harus dicoret," tegasnya.

Ketua PPK Penjaringan Edy Junaedi yang memimpin pleno rekapitulasi penghitungan suara meminta kesepakatan kepada ketiga saksi, walaupun ada beberapa saksi yang tidak menyetujui, namun setelah dirundingkan mereka bersepakat untuk melakukan kedua hal itu.

"Untuk yang pencoretan sisa suara yang tidak terpakai harusnya sudah dicoret oleh KPPS, namun karena saksi sepakat untuk dicek kembali maka diputuskan, kita buka dan coret,"jelasnya saat memimpin pleno rekapitulasi penghitungan suara Kamis (16/2/17).







Pluit kapuk > Laporan Utama

Anies – Sandi Menang Telak di Lokasi Gusuran Pasar Ikan

Rabu, 15 Februari 2017 15:47 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Muhammad Azzam

TPS 017, Pasar Ikan, anies sandi, pasar ikan, gusuran pasar ikan
TPS 017, Pasar Ikan, anies sandi, pasar ikan, gusuran pasar ikan

Share this





Dari total sebanyak 320 surat yang masuk, pasangan Anies-Sandi mendapat 249 suara.

PENJARINGAN – Penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 017, Jalan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (15/2/2017) siang telah rampung. Hasilnya pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno menang telak di TPS yang mayoritas warga korban gusuran ini.

Dari total sebanyak 320 surat yang masuk, pasangan Anies-Sandi mendapat 249 suara. Pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat menyusul dibawahnya. Paslon petahana ini mendapat 54 suara. Pos paling terbawah ditempati paslon Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni yang hanya mengantongi 16 suara.

"Sisanya ada satu suara tidak sah. Karena semuanya dicoblos," ujar Ichwan, Ketua Panitia Pemungutan Suara di TPS 017 di lokasi.

Tercatat warga terdaftar pada TPS 017 ada 422. Ada pemilih tambahan sebanyak 33 orang. Dengan kata lain, ada 135 suara yang tidak mencoblos dalam Pilkada DKI di TPS 017.







Pluit kapuk > Laporan Utama

Ahok Menang Telak di Tiga TPS Ini

Rabu, 15 Februari 2017 15:36 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Muhammad Azzam

Hasil Penghitungan di TPS Ahok
Hasil Penghitungan di TPS Ahok

Share this





Menang telak pasangan pertananan Ahok-Djarot diwarnai dengan golput berjumlah 125 DPT.

PENJARINGAN – Meskipun pasangan calon pertahanan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat (Djarot) menang telak di tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) rw 16, Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara. Tetapi, ada sebanyak 24 persen atau 125 Daftar Pemilih Tetap (DPT) memilih golput.

Untuk diketahui, di TPS RW 16 yang berlokasi di Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara ini proses penghitungan suara dimulai pukul 14.05 hingga 15.00. Ahok-Djarot menang telak di TPS 54 dengan total suara 381, untuk jumlah suara Agus-Sylvi sebanyak 3 suara dan Anies-Sandi hanya memperoleh 4 suara.

Sedang untuk di TPS 55 dan 56 yang bersebelahan dengan TPS Ahok lebih dulu selesai penghitungan suaranya.Berikut rinciannya, TPS 55 Agus-Slyvi memperoleh 1 suara, Ahok-Djarot memperoleh 396 suara, dan Anies-Sandi memperoleh 3 suara, total suara 400 dari jumlah DPT 539 pemilih.

Untuk TPS 56 Agus-Slyvi memperoleh 4 suara, Ahok-Djarot memperoleh 522 suara, dan Anies-Sandi memperoleh 10 suara, total suara 536 dari jumlah DPT sebanyak 716 pemilih.







Pluit kapuk > Laporan Utama

Ahok Dapat Perkataan Buruk di TPS Ini

Rabu, 15 Februari 2017 15:22 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Sumber : Kompas.com

Warga di TPS 17 Pasar Ikan
Warga di TPS 17 Pasar Ikan

Share this





TPS 16 dan 17 yang pemilihnya berasal dari Kampung Aquarium untuk sementara peroleh suara didominasi oleh Paslon Anies-Sandi.

PENJARINGAN – Suasana Tempat Pemungutan Suara (TPS) 16 Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara sedikit berbeda. Sebab, para pemilih yang mengikuti proses penghitungan surat suara memberikan sorakan tidak senang saat petugas pemungutan suara (PPS) membacakan nomor dua.

Untuk diketahui, Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat telah melakukan penggusuran di Kampung Aquarium, Pasar Ikan pada Tahun lalu.  Hal ini, membuat warga yang direlokasi di Rumah Susun (Rusun) Marunda kecewa terhadap pasangan pertahanan tersebut.

"Dua," ujar Petugas PPS.  "Huuuu," sorak warga yang hadir.

Selain menyoraki, warga juga mengucapkan celoteh kasar jika petugas pemungutan suara (PPS) menyebutkan nomor urut 2."Dua orang tidak punya agama," celoteh salah satu warga yang datang ke TPS.

Sejauh ini, di TPS 16 dan TPS 17 yang banyak DPT berasal dari warga eks Kampung Aquarium, pasangan Dalam pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 3 yakni Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul sementara. Masing-masing TPS memiliki jumlah DPT 502 pemilih pada TPS 16 dan 422 pemilih pada TPS 17.







Pluit kapuk > Laporan Utama

Sebelum Nyoblos, Ahok dan Istri Makan Bubur Ayam

Rabu, 15 Februari 2017 10:22 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Sumber : Kompas.com

Ilustrasi Ahok
Ilustrasi Ahok

Share this





Kebiasaan Ahok dan keluaraga menyantap bubur ayam saat sarapan pagi. Tidak terkecuali, saat pencoblosan Pilkada DKI Jakarta 2017.

PENJARINGAN – Sebelum melakukan pencoblosan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) 54, Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama beserta istri, Veronica Tan memilih menyantap bubur ayam. Kebiasan tersendiri bagi pasangan suami istri beda 7 tahun ini tiap pagi sarapan menu makanan tersebut.

Terlihat dua orang perempuan keluar masuk membawa mangkok besar ditutupi serbet ke  kediaman Ahok, di Kompleks Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Rabu (15/2/2017) pagi.

"Ini bubur ayam pesanan bu Vero (istri Ahok, Veronica Tan)," kata seorang perempuan yang membawa mangkok.

Menurutnya, Veronica dan Ahok kerap memesan bubur ayam di sebuah rumah tepat di depan rumah Ahok. "Kami enggak jualan tapi bu Vero memang sering pesan. Tadi ada banyak (buburnya) yang dianter," kata perempuan berambut panjang tersebut.

Sebelumnya, Ahok beserta keluarga menggunakan hak suara ke TPS 54 Pantai Mutiara, Pluit pada pukul 09.40 WIB mengenakan kemeja kotak-kotak. Dari papan TPS, nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tercatat di Daftar Pemilih Tetap (DPT) nomor 146, Veronica mendapat nomor urut 147 dan Nicholas mendapat nomor urut 148.

Rencanananya, usai mencoblos, Ahok akan memantau jalannya pemungutan suara di posko relawan Rumah Lembang. Kemudian dia akan lanjut menghadiri penyelenggaraan quick count di Hotel Fairmont.







Pluit kapuk > Laporan Utama

Besok, PPK Penjaringan Distribusikan Logistik Ke Seluruh PPS

Senin, 13 Februari 2017 16:02 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Muhammad Azzam

Kantor Camat Penjaringan
Kantor Camat Penjaringan

Share this





Pendistribusian logistik Pilkada di Penjaringan tiga hari sebelumnya bertujuan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

 PENJARINGAN – Besok, Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) Penjaringan mendistribusikan logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 ke setiap Panitia Pemungutan Suara (PPS). Penyaluran kebutuhan pesta demokrasi tersebut dimulai pukul 07.00 WIB.

Menurut Ketua PPK Penjaringan Edy pendistribusian dilakukan satu hari menjelang pencoblosan dilakukan agar tidak terlalu lama berada di PPS Kelurahan.

"kita distribusikan sehari jelang pencoblosan tidak tiga hari sebelum untuk mengindari terjadinya hal yang tidak diinginkan, mengurangi resiko sajalah kalau kelamaan ada di PPS,"ujarnya.

Ia menambahkan ada sebanyak 390 kotak suara, 1170 bilik suara, dan 202215 total surat suara yang akan distribusian ke 6 Kelurahan di Penjaringan.

"nanti setalah di PPS, malam nya akan langsung didistribusikan ke tiap tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berjumlah 390 TPS. Pendistribusian juga akan dikawal ketat pihak kepolisan Polsek Penjaringan,"pungkasnya.







Pluit kapuk > Laporan Utama

Ada 390 TPS di Penjaringan

Minggu, 12 Februari 2017 13:38 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Wahyu Muntinanto

ilustrasi surat suara
ilustrasi surat suara

Share this





Jumlah TPS sudah sesuai dengan jumlah DPT di Penjaringan yang mencapai 197.283 pemilih.

PENJARINGAN – Ada 390 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Lokasinya tersebar di 5 kelurahan.

Jumlah tersebut sudah disesuaikan pada tahap pencoklitan, PPDP, dan jumlah DPT yang mencapai 197.283 pemilih. Dengan rincian 100.155 pemilih laki-laki dan 97.128 pemilih perempuan.

Demikian dijelaskan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)  Penjaringan Edy Junaidi kepada infonitas.com, Minggu (12/2/2017). “Kita juga ada TPS khusus di salah satu Rumah Sakit di Pantai Indah Kapuk.”

Kondisi setiap TPS saat ini sangat kondusif tanpa ada intervensi dari pihak manapun. “Namun, ada beberapa TPS yang kena imbas dari kebijakan penerimaan kemarin, seperti di kalijodo. Tapi sudah teratasi," pungkasnya.







Pluit kapuk > Laporan Utama

Warga Jangan Mudah Terprovokasi

Jumat, 10 Februari 2017 16:41 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Wahyu Muntinanto

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Awal Chairuddin
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Awal Chairuddin

Share this





Berbeda pilihan itu wajar. Yang penting junjung tinggi toleransi dan jangan mudah terprovokasi.

PENJARINGAN - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Awal Chairuddin mengimbau seluruh masyarakat tetap menjaga ketertiban dan keamanan di wilayahnya masing-masing.

Pasalnya, pelaksanaan Pilkada DKI hanya tinggal menghitung hari. Banyak kemungkinan yang bisa terjadi, terlebih di wilayah Jakarta Utara dengan karakteristik penduduk beragam.

“Jangan mudah terprovokasi. Beda pilihan itu wajar. Itulah demokrasi. Yang terpenting, junjung tinggi persatuan dan sikap toleransi,” tuturnya usai solat Jumat bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat Jakarta Utara di Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (10/2/2017).

Tidak hanya di Penjaringan, pihaknya juga sudah mengimbau warga yang tinggal di kecamatan lain. “Jadi, biasanya kami sampaikan usai menunaikan solat Jumat bersama. Setiap warga yang sudah memenuhi syarat punya hak pilih. Tidak boleh ada paksaan,” pungkasnya.







Pluit kapuk > Laporan Utama

Sempat Panas, Warga Penjaringan Tebas Isu Kerusuhan

Kamis, 09 Februari 2017 19:43 WIB
Editor : Denisa Tristianty | Reporter : Wahyu

Ilustrasi Pilkada DKI 2017.
Ilustrasi Pilkada DKI 2017.

Share this





Salah satunya adalah dugaan rencana tindakan anarki di Tempat Pemungutan Suara (TPS), jika satu dari tiga Paslon DKI mengungguli torehan jumlah suara.

PENJARINGAN - Kawasan Penjaringan, Jakarta Utara dinilai sangat berpotensi rawan saat pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, pada rabu (15/2/2017) mendatang. Sejumlah isu miring pun beredar di kawasan tersebut.

Salah satunya adalah dugaan rencana tindakan anarki di Tempat Pemungutan Suara (TPS),  jika satu dari tiga Paslon DKI mengungguli torehan jumlah suara.

"Kami pernah dengar dari masyarakat, kami harus hati-hati pemilihan gubernur kali ini. Karena di kawasan Penjaringan, pendukung paslon nomer 2 atau pak Ahok dilarang masuk. Kaalu selain itu boleh aja masuk," ujar seorang Tokoh Pemuda Penjaringan Tamran kepada Infonitas.com di Penjaringan, Kamis (9/2/2017).

Isu anarki, kata dia, muncul ketika warga Penjaringan mendapatkan kabar jika salah satu paslon menaruh orang luar . Tujuannya adalah mengawasi jalan pemungutan suara di TPS.

"Isu itu muncul ada orang Ahok yang ditaruh di Penjaringan dari luar. Isu membakar TPS, kalau di TPS ada pakai baju nomer 2 bisa terjadi apa-apa," kata dia.

Diakui dia, isu itu sempat memanas dyua minggu lalu. Saat ini sudah sedikit mereda lantaran pihak kepolisian dan sejumlah tokoh Masyarakat, tokoh Agama melakukan pertremuan membahas kerawanan itu.

"Tapi sekarang kepolisian sudah turun ke lapangan bahwa tokoh dan masyarakat kerjasama dengan baik jangan sampai bikin anarkis. Kapolisian, Koramil  dan masyarakat sudah kerjasama dengan baik," pungkas dia.