Pluit kapuk > Laporan Utama

Sidang Vonis Ahok

Kendaraan Masuk Komplek Rumah Ahok Diperiksa Brimob

Selasa, 09 Mei 2017 15:59 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Wahyu Muntinanto

Perumahan Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta Utara, dijaga Brimob.
Perumahan Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta Utara, dijaga Brimob.
Foto : Wahyu Muntinanto

Share this








Hilir mudik kendaraan roda empat maupun roda dua kedalam komplek perumahan kediaman Ahok, harus melalui pemeriksaan ketat.

PENJARINGAN – Setelah dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana penistaan agama oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, komplek perumahan mewah di Pantai Mutiara, Penjaringan, tempat Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dijaga ketat.

Meski demikian suasana di sekitar rumah terpidana dua tahun penjara itu berlangsung kondusif. Hanya saja hilir mudik kendaraan roda empat maupun roda dua kedalam komplek perumahan kediaman Ahok, harus melalui pemeriksaan ketat.

Warga sekitar Lenny (34) mengatakan, suasana di perumahan sekitar berjalan aman dan kondusif. Dia bersyukur semua pihak bisa menerima keputusan hakim dengan legowo. “Ya sempat takut kalau ada ricuh dan unjuk rasa besar. Karena di perumahan ini juga kan pernah di demo waktu Pak Ahok belum jadi tersangka,” imbuhnya.

Pada aksi 411 ratusan massa yang baru saja melakukam aksi damaidi Istana Negara langsung melakukan unjuk rasa di depan gerbang komplek Pantai Mutiara. Warga pun, kata Lenny sempat mengalami ketakutan karena takut unjuk rasa berujung kerusuhan.

Seperti diketahui dalam sidang putusan di auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), majelis hakim menyatakan Ahok terbukti bersalah melakukan penodaan agama karena pernyataan soal Surat Al-Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Ahok pun dihukum pidana penjara selama 2 tahun.