Pluit kapuk > Laporan Utama

Kasus Penganiayaan Bocah di Season City Terungkap

Senin, 15 Mei 2017 20:24 WIB
Editor : Ivan | Reporter : Muhammad Azzam

Ilustrasi penganiayaan PRT
Ilustrasi penganiayaan PRT
Foto :

Share this








Pelaku penganiayaan adalah tiga orang cleaning service di mall tersebut. Motifnya karena pelaku merasa terganggu oleh korban.

TAMBORA - Unit Reskrim PPA Polsek Tambora akhirnya berhasil mengungkap kasus penganiayaan terhadap Ikbal, bocah 5 tahun yang ditemukan babak belur di kawasan gudang Season City, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat. Para pelaku adalah tiga orang cleaning service di pusat perbelanjaan tersebut.

Masing-masing pelaku bernama Yudiansyah, Yafi Aryadi (19), dan Ayu Atapiah (15). Dari hasil pemeriksaan polisi, diketahui ketiganya tega menganiaya Ikbal hanya karena kesal dengan tingkah laku anak tak berdosa tersebut.

“Selama bekerja menjadi cleaning service, para pelaku merasa terganggu dengan keberadaan Ikbal  yang selalu bermain di area kerja mereka. Korban dinilai selalu mengganggu dan mengotori lantai yang telah dibersihkan,” ucap Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Syafi'i, Senin (15/5/2017).

Karena kesal terhadap korban, lanjut Syafi’i, pada hari Selasa (9/5/2017) ketiga pelaku membuat rencana untuk memberi pelajaran terhadap korban. Hingga akhirnya, rencana tersebut terealisasi pada Kamis (11/5/2017) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat itu, korban berada di dalam mall karena hendak menemui bibinya yang memang menjadi pelayan salah satu toko di pusat perbelanjaan tersebut. Pelaku Yudiansyah yang melihat korban langsung menyuruh pelaku Ayu untuk membawa korban ke tangga darurat pintu GF 1. Di tangga darurat, Yudiansyah dan Yafi yang sudah menungu lalu menganjal pintunya dengan rokok agar tidak bisa dibuka.

“Menurut pengakuan Yudiansyah, ketika dia di ditangga darurat ia dan rekannya telah melakukan kekerasan dengan cara menendang ke arah perut korban. Sehingga, korban tergelincir dari tangga. Korban sempat berteriak minta tolong saat itu,” lanjut Syafi’i.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian kepala, kedua mata, luka memar di sekujur tubuh, dan patah di pergelangan tangan. Korban baru ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB oleh keluarga dan pihak keamanan mall.

Baca Juga : Bebas WannaCry, Pelayanan Puskesmas Kelapa Gading Terkendali

“Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan. Dari Hasil lidik, olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, dan pengembangan barang bukti yang ada, unit reskrim berhasil mengantongi identitas para pelaku,” beber Syafi’i.

Bebekal hasil penyelidikan itu, Polisi akhirnya menangkap ketiga pelaku pada Sabtu (13/5/2017) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Ketiganya kemudian digiring ke Mapolsek Tambora guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Ketiganya dijerat dengan pasal 80 ayat 2 jo 76 c UU RI No 35 th 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tandas Syafi’i.