Pluit kapuk > Laporan Utama

Disidak Petugas Imigrasi, WNA Nigeria Diduga Kabur Lewat Jendela

Jumat, 19 Mei 2017 13:32 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Adi Wijaya

Petugas Imigrasi saat meminta keterangan penghuni lain tentang keberadaan WNA Nigeria
Petugas Imigrasi saat meminta keterangan penghuni lain tentang keberadaan WNA Nigeria
Foto : Adi Wijaya

Share this








Kemarin malam, seorang WNA Nigeria kabur melalui jendela saat petugas Imigrasi Kelas I Jakarta Utara melakukan sidak di Apartemen Green Bay.

PENJARINGAN - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria menghilang saat Tim Pengawasan Orang Asing Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara menyidak unit E 20 AH Paretemen Green Bay, Kamis (19/5/2017). Namun, keberadaan seorang WNA tersebut belum diketahui usai petegus menggeledah seisi unit di Apartemen tersebut.

Pantauan infonitas.com, usai tim usai merusak mata kunci pintu, di dalam unit terdapat tiga WNA asal Nigeria dan seorang perempuan bayaran, Mega (32). Namun anehnya, seorang WNA Nigeria itu menghilang saat tim sedang menggedor pintu unit.

"Tadi dia ada di dalam kamar bersama saya," kata Mega, saat ditemui di Apartemen Green Bay, Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (19/5/2017).

Wanita berdomisili di Cilincing, Jakarta Utara itu mengatakan, seorang WNA Nigeria itu menghilang usai keluar dari kamarnya. Diduga, warga negara Nigeria tersebut keluar melalui jendela.

"Bisa mati dia kalau lewat jendela. Tadi sih saya lihat dia ada ritual doa gitu," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu WNA Nigeria yang juga berada di dalam unit itu, Mr. X membenarkan ada satu rekannya yang tak ada di dalam unit. Namun sayangnya, dia mengaku sedang tertidur pulas saat Tim menggedor pintu.

"I don't know where him (Saya tidak tahu dia kemana)," tutupnya.

Untuk diiketahui, sedikitnya 23 WNA terjaring dalam sidak itu. Enam WNA kedapatan bermasalah dengan kepemilikan surat keimigrasian seperti berupa paspor. Tiga WNA Nigeria tak memiliki paspor, sedangkan WNA lainnya masih menunggu perpanjangan ijin tinggal di Indonesia.

Baca juga : Sebentar Lagi, Arena Equestrian Miliki Sertifikat Bebas Penyakit