Pluit kapuk > Laporan Utama

Diadukan ke Anies-Sandi, Lurah Pluit : Itu Hak Warga

Rabu, 15 November 2017 12:13 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Adi Wijaya

Ilustrasi rebutan kursi jabatan ketua RW
Ilustrasi rebutan kursi jabatan ketua RW
Foto : istimewa

Share this








Hak warga jika mengadukan lurah maupun pengurus RT/RW yang diduga bermasalah. Hal ini ungkapan Lurah Pluit terkait ia diadukan ke Anies-Sandi.

PENJARINGAN - Lurah Pluit Yoel Sibarani menanggapi santai tudingan miring sejumlah warga RW 17 Muara Karang. Sejumlah warga tersebut melaporkan langsung kepada Gubernur DKI dan Wakil, Anies Rasyied Baswedan - Sandiaga Uno, di Balai Kota, Rabu (15/11/2017). Laporan tersebut dianggap wajar sebagai bagian aspirasi warga Ibu Kota.

"Tidak apa-apa, itu hak warga untuk melaporkan ke Gubernur dan Wakil Gubernur," kata Yoel saat dikonfirmasi infonitas.com, Kamis (15/11/2017).

Terkait isi aduan warga, diakuinya proses pemilihan ketua RW 17 selalu bermasalah sejak dua periode lalu. Mencegah keributan terulang, maka pihaknya sedang melakukan evaluasi tata tertib (tatib) yang dibuat bersama warga sebelumnya.

"Kita enggak mau hal itu terjadi. Jadi kita mau evaluasi tatib, tujuannya warga bisa memilih langsung siapa ketua RW-nya," jelasnya.

Kondisi terkini, forum RT-RW yang dibubarkannya disinyalir ada rekayasa yang dilakukan warga bernama Susana Megawati. Sebab, sebagian besar ketua RT yang berada di forum itu memihaknya.

"Daripada pemilihan RW bermasalah karena anggapan yang memilih sudah di-setting, lebih baik biarkan warga yang memilih langsung. Kan jauh lebih baik seperti itu," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Susana Megawati beserta rombongan mengadukan perihal adanya pelanggaran Pergub DKI Jakarta No 171 tahun 2016 tentang Pedoman RT RW. Menanggapi hal itu, Sandiaga mengakui hal itu merupakan kewenangan lurah. Orang nomer dua di DKI itu pun kembali mengumbar janji pengkajian ulang Pergub tersebut.