Pluit kapuk > Laporan Utama

Menyoal Penggusuran Di Jakarta

Bukan Digusur, Anies Sandi Bakal Tata Pemukiman Kolong Tol Lodan

Rabu, 11 Oktober 2017 13:49 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Adi Wijaya

Suasana Kolong Tol Lodan
Suasana Kolong Tol Lodan
Foto : Adi Wijaya

Share this








Anies-Sandi berjanji tidak akan melakukan penggusuran terhadap pemukiman di Kolong Tol Lodan, Pademangan, Jakarta Utara.

PADEMANGAN – Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) memberikan janji, tidak ada penggusuran bagi warga Kampung Walang di Kolong Tol Lodan, Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

Janji semasa kampanye Pilkada lalu itu, seakan memberikan angin segar bagi warga Kolong Tol Lodan. Sebab, sebelum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) lengser dari Gubernur karena terjerat kasus penistaan Agama, sempat warga itu ketar-ketir dengan ancaman penggusuran.

Seorang Warga Kampung Walang Kolong Tol Lodan, Tumijan mengklaim tak lagi ada rencana penggusuran di pemukiman itu. Pasangan yang diusung koalisi Gerindra-PKS ini memilih konsep penataan kampung kumuh ketimbang penggusuran.

"Hasil rapat kemarin, ngga jadi penggusuran. Pak Anies-Sandi mau menata kampung yang kumuh ini menjadi lebih baik," kata Tumijan, saat dikonfirmasi infonitas.com, Rabu (11/10/2017).

Selain penataan kampung kumuh, nantinya rencana pembuatan kali sodetan akan tetap dilakukan oleh pemerintah pusat. Namun, lebar kali sodetan tak seperti yang direncanakan sebelumnya, yakni sekitar 40 meter, melainkan hanya sekitar kurang dari 30 meter.

"Yang rencana 40 meter itu ngga masuk akal. 30 meter saja sudah mentok dari ujung ke ujung jalan," jelasnya.

Meski begitu, dia menambahkan warga belum mengetahui konkret penataan kampung kumuh itu. Rencana itu akan bergulir pada anggaran 2018 mendatang.

"Kami belum tahu bagaimana konsep jelasnya. Tapi kata tim Anies-Sandi rencana itu masuk anggaran tahun depan," tutupnya.