Pluit kapuk > Laporan Utama

Bos Ancol Pengen MRT Fase II Bisa Sampai Ancol

Selasa, 14 November 2017 10:09 WIB
Editor : Nurul Julaikah | Reporter : Yatti Febriningsih

Ilustrasi Ancol vs MRT
Ilustrasi Ancol vs MRT
Foto : istimewa

Share this








Bos Ancol Paul Tehusijarana pengen MRT fase II, yakni Bunderan HI hingga Kampung Bandan bisa sampai Ancol, dengan alasan banyak dikunjungi warga.

JAKARTA – Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Paul Tehusijarana mengharapkan rute Mass Rapid Transit (MRT) atau kereta cepat hingga ke Ancol. Sebab, wahana wisata di Jakarta Utara itu tak pernah sepi dari kunjungan warga.

"Salah satu persoalan Ancol saat ini adalah akses, akses ke Ancol masih didominasi kendaraan pribadi. Kami ingin akses lebih gampang dengan transportasi massal, kita andalkan MRT, karena kelasnya dihuni pengunjung di kelas itu," ujar Paul di Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Dikatakan Paul, untuk urusan moda Transportasi yang disediakan menuju kawasan Ancol, seperti Transjakarta maupun KRL sampai saat ini belum begitu efektif. Selain itu, rencana pembangunan pulau reklamasi yang bakal terlintasi oleh MRT juga masih bersengkat. Kedua hal ini menjadi alasan Paul mengusulkan rute MRT dapat melintasi kawasan wisata Ancol.

"Kami pikir harusnya MRT karena dalam rencana Pemprov juga ada jalur MRT ke pulau-pulau rekalamsi semua di jalan itu masuknya dari Ancol timur. Salah satu pulau menjadi kantor pemerintah di situ, perlu ada akkses transportasi, perencanaan DKI yakni Bappeda, kami ingin untuk bisa MRT sampai sana," bebernya

Untuk diketahui, pembangunan MRT Fase II dengan rute Bundaran HI - Kampung Bandan masih dalam tahap perencanaan. Paul mengatakan jika fase II ini diperpanjang sampai Ancol akan menambah anggaran pembangunan fase II yang saat ini berjumlah Rp. 22,54 Triliun.

"PT KAI menyampaikan itu tak bisa dipakai, kami tetep ngomong ke pemprov agar bisa dimasukan sampai sini. Tapi, butuh biaya cukup besar ke Ancol. Dan di Ancol dibikin beberapa stasiun dan depo," tukasnya.