Pluit kapuk > Komunitas

Ratusan Etnis Tionghoa Rayakan Refleksi Imlek 2569

Selasa, 13 Februari 2018 13:43 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Adi Wijaya

refleksi imlek
Refleksi Imlek pada Tahun Anjing Tanah 2018
Foto : Adi Wijaya

Share this








DPP PKB menggelar acara refleksi Imlek 2018 bertajuk 'Keberagaman'. PKB akan terus menjadi terdepan dalam menjaga keutuhan Pancasila

TAMBORA - Perayaan Tahun Baru Imlek tersisa tiga hari mendatang. Berbagai persiapan tak hanya melulu soal pernak-pernik. Namun juga kesiapan hati dalam menyongsong satu tahun kedepan.

Seperti yang dilakukan ratusan etnis Tionghoa Jakarta, mereka menghadiri Refleksi Imlek 2569 di Gedung Eka Ria, Tambora, Jakarta Barat, Senin (12/2/2018) malam. Acara yang diselenggarakan Dewan Perwakilan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini pun berlangsung hikmat, dengan mengusung tema 'Keberagaman'.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar memastikan akan terus menjadi terdepan dalam menjaga keutuhan Pancasila. Menjaga agar kebhinekaan Indonesia abadi sepanjang masa.

"Kita harus tetap menjaga Indonesia. Menjaga persatuan, persaudaraan dan kekeluargaan abadi," kata Muhaimin, saat ditemui di gedung Eka Ria, Tambora, Jakarta Barat, Senin (12/2/2018).

Mengutip perilaku keseharian Gus Dur, pria sapaan Cak Imin menjelaskan, ada lima unsur saat merayakan Imlek. Di antaranya, Hopeng (jaringan), Hok Kie (keberuntungan), Hong Sui (spiritualitas), Cheng Lie (timbal balik), dan Cing Cay (kompromi). 

"Jadi inilah ilmu Gus Dur, Dengan karakter mengayomi, nawaitu tulus, kerja keras, dan selalu menjaga kepercayaan. Insya Allah Indonesia akan maju dan menjadi contoh bagi dunia," jelasnya.

Sementara itu, peserta dari etnis Tionghoa, Heriandi mengungkapkan, rasa kebanggaan terhadap PKB yang cinta terhadap keberagaman. Terbukti acara seperti ini telah digelar sebanyak 16 kali, sebelumnya digelar di kantor DPP PKB.

"Saya pikir sangat penting tiap warga Indonesia untuk memiliki sikap menghargai, toleransi dan saling memiliki. Sesuai dengan amanat Pancasila," tutupnya.