Pluit kapuk > Kesehatan

RS PIK Ajak Warga Kenali Ciri Diabetes

Sabtu, 18 November 2017 18:15 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : Farid Hidayat

Seminar Diabetes
Seminar awam mengenai diabetes di RS PIK.
Foto : Farid Hidayat

Share this








Spesialis penyakit dalam RS PIK Dr. Indra Wijaya Sp.PD, M.Kes, Finasim mengatakan, ciri diabetes yang umum ada 3-5 ciri. Tidak memandang tubuh gemuk atau k

PENJARINGAN – Sebagai salah satu penyakit yang tergolong silent killer, penting untuk mengetahui ciri diabetes, agar bisa melakukan pencegahan dan penanganan sejak dini. Terlebih bagi mereka yang berisiko tinggi maupun yang memiliki riwayat atau berpotensi mengidap diabetes. Ini dikatara Dr. Indra Wijaya, Sp. PD, M. Kes, Finasim dalam seminar awam mengenai diabetes pada perayaan Hari Diabetes se-Dunia di RS PIK (Pantai Indah Kapuk), Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (18/11).

“Gejala yang khas itu sering haus, sering lapar dan sering buang air kecil. Itulah yang sering kita tanyakan ke pasien yang curiga gula. Tapi ditambah lagi, ada yang sering kesemutan dan penurunan berat badan.  Jadi biasanya tiga pertama tadi yang klasik terjadi, tapi kita evaluasi sampai lima,” terangnya.

Lanjutnya, berat badan bertambah atau gemuk, belum tentu diikuti dengan penyakit diabetes. Sebab, penyakit ini tidak melihat badan kurus atau gemuk. Semua berat badan bisa terkena penyaki ini. "Kalo pun gejalanya tidak muncul, kita pasti akan cek dengan spesial lab. Tapi tentu pertama kali kita gali, dengan apa adakah keturunan, bagaimana pola makannya, gejala khas tadi jadi. Mau kurus mau tidak, semuanya dapat beresiko terkena diabetes," paparnya.

Ia menambahkan, orang yang berbadan lebih gemuk memiliki risiko lebih tinggi memiliki ciri diabetes. Sebab, orang yang indeks massa tubuhnya di atas 23 itu berisiko. ”Kemudian yang punya keturunan (diabetes), pola makan yang tidak sehat dan olahraganya kurang,” pungkas dokter penyakit dalam RS PIK ini.