Pluit kapuk > Kesehatan

Mensos Ultimatum Pemprov DKI Soal Permasalahan Gizi Buruk di Jakarta

Senin, 12 Februari 2018 14:43 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Adi Wijaya

Mensos ultimatum Pemprov DKI
Mensos ultimatum Pemprov DKI
Foto : Adi Wijaya

Share this








Menteri Sosial Idrus Marham juga meminta Pemprov DKI mempercepat pendataan agar penderita gizi buruk di Ibu Kota kembali pulih.

PADEMANGAN - Kementerian Sosial gencar mengatasi permasalahan gizi buruk di berbagai wilayah Indonesia. Tak terkecuali, di Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Menteri Sosial Idrus Marham juga meminta Pemprov DKI mempercepat pendataan agar penderita kembali pulih.

"Pemda DKI harus cepat memantau. Menginventarisir warga pengidap gizi buruk," kata Idrus, saat ditemui usai membuka Rapat Koordinasi Nasional Kemensos di Hotel Mercure Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (12/2/2018).

Pengidap gizi buruk harus segera ditangani melalui pemberdayaan program pemerintah pusat. Di antaranya program Beras Keluarga Sejahtera (Rastra), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

"Pendataan dilakukan agar program tersebut sampai ke warga tepat sasaran, yakni rakyat miskin," jelasnya.

Melalui rapat koordinasi ini, perwakilan daerah dapat menyampaikan hambatan penyelesaian kinerja. Seperti halnya pendataan keluarga miskin yang bersifat dinamis. 

"Pendataan ini memang dinamis. Ada keluarga yang masuk dan keluar dari data setiap harinya. Terlihat dari perkembangan tingkat ekonomi warga," tutupnya.

Diketahui, saat ini, tersisa sebanyak 34 dari 194 pengidap gizi buruk di Jakarta Utara selama 2017. Begitupun di Jakarta Barat, seorang warga Cengkareng ditemukan menderita gizi buruk akibat tak tersentuhnya program sosial dari Pemerintah DKI Jakarta.