Komuter > Transjakarta

Tolak Penghapusan Transjakarta Ekspres, Dishub DKI Beberkan Alasannya

Rabu, 15 November 2017 13:07 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : Yatti Febriningsih

Transjakarta
Ilustrasi Transjakarta.
Foto : istimewa

Share this








Dishub DKI menilai Transjakarta Ekspres Ragunan-Monas banyak peminatnya. Kurang tepat jika dihapus hanya karena travel time dan belum disurvei menyeluruh.

JAKARTA – Dishub DKI Jakarta memutuskan untuk menolak penghapusan layanan Transjakarta Ekspres rute Ragunan – Monas via Semanggi oleh PT Transportasi Jakarta. Padahal, rute ini menjadi favorit lantaran melewati jalan protokol Ibukota yang dipenuhi pusat bisnis dan perkantoran.  Salah satu alasan penghapusan ini adalah waktu tempuh Dishub DKI menilai alasan ini kurang tepat.

Untuk diketahui, rencananya rute Ragunan-Monas via Semanggi akan dimodifikasi menjadi Ragunan-Monas via Antasari. Kemudian arah sebaliknya, Monas-Ragunan via Semanggi menjadi Monas-Ragunan via Tendean (koridor 13).

"Alasannya travel time, kalau lewat (Jalan Pangeran) Antasari lebih reduce. Tapi itukan saya bilang pola jalanan nih yang udah dibentuk, nanti jangan sampai cuma gara-gara travel time. Travel time juga inikan effort-nya belum disurvei secara menyuluruh kan?," ungkap Wakil Kepala Dinas perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko di Jakarta, Selasa (14/11).

Sigit melanjutkan, pihaknya bersama jajaran Dishub DKI Jakarta yang akan memberi keputusan terkait rencana perubahan rute tersebut. Namun, Sigit menyatakan agar PT Transjakarta menimbang kembali perubahan rute yang rencananya akan diterapkan pada Senin (20/11) mendatang.

"Trayek itu kewenangan kita sebagai regulator, jadi kalau mau ada varian baru tidak menghentikan layanan Transjakarta Ekspres. Kan kita kembalikan lagi, mereka sebagai operator kita regulator, izin di kita. Mereka mengajukan, tetapi sikap dari Dishub DKI Jakarta seperti itu," tegasnya.