Komuter > Transjakarta

Bus Transjakarta Belum Bisa Jadi Alternatif Pengganti Sepeda Motor

Rabu, 13 September 2017 14:30 WIB
Editor : Dany Putra | Reporter : Chandra Purnama

Bus Transjakarta
Bus Transjakarta
Foto : istimewa

Share this








Selain kekurangan armada bus Transjakarta ketidaknyamanan infrastruktur juga menjadi penyebab gagalnya larangan sepeda motor.

JAKARTA - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Halim Pagarra menilai, armada bus Transjakarta belum bisa menjadi alternatif bagi para pengguna sepeda motor untuk berpergian. Apalagi nantinya, beberapa jalur protokol di Ibu Kota akan dilarang dilintasi sepeda motor.

"Transportasi itu (bus Transjakarta), kami anggap kurang," kata Halim kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (13/9/2017).

Meskipun begitu, Halim tidak bisa menjelaskan berapa lagi armada bus Transjakarta yang perlu ditambah oleh PT. Transportasi Jakarta. "Ini ada hitung-hitungannya. Sudah kami evaluasi dalam forum, kira-kira perlu berapa," lanjut Halim.

Selain kekurangan armada bus Transjakarta, tambah Halim, ketidaknyamanan infrastruktur juga menjadi penyebab gagalnya larangan sepeda motor mulai Bundara HI hingga Bundaran Senayan atau di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. 

"Trotoar akan dipelebar di jalan tersebut. Kemudian angkutan umum akan diperbanyak. Infrastruktur belum siap karena jumlah bus TJ belum banyak jumlahnya," tutup Halim. 

Sebelumnya diketahui, wacana pelarangan sepeda motor masuk di Bunderan Senayan, Jakarta Pusat hingga Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Selatan resmi ditunda oleh Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Belum lengkap infrastuktur menjadi alasannya.