Komuter > Transjakarta

Begini Keistimewaan Smart Toilet di Halte Transjakarta

Selasa, 10 Oktober 2017 10:10 WIB
Editor : Wahyu AH | Reporter : Yatti Febriningsih

djarot resmikan toilet halte transjakarta
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meresmikan fasilitas toilet di Halte Transjakarta Monas, Senin (9/10/2017).
Foto : Yatti Febriningsih

Share this








Toilet di halte Transjakarta dirancang dengan konsep smart. Dilengkapi berbagai kecanggihan yang berbeda dari toilet umum lainnya.

JAKARTA – Halte Transjakarta Monas dan Balai Kota sudah dilengkapi dengan smart toilet. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta agar seluruh halte-halte dengan banyak penumpang mendapat prioritas untuk pembuatan fasilitas serupa.

“Terimakasih PD Pal Jaya. Saya minta halte-halte yang sibuk dan banyak penumpangnya dikasih smart toilet. Termaksuk di pasar, taman kota, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), ini harus dikasih. Ini cita-cita pak Ahok dan saya agar toilet itu bersih dan harus tidak jorok,” ujar Djarot saat meresmikan toilet di halte Monas, Jakarta, Senin (9/10/2017). 

Direktur Utama PD Pal Jaya Subekti mengatakan toilet dirancang dengan konsep pintar. Dilengkapi berbagai kecanggihan yang berbeda dari toilet umum lainnya.

"Smart di sini maksudnya kami kontrol dengan otomatis. Masuknya dengan tapping sama dengan tapping transjakarta, di dalamnya ada indikator gerak yang berfungsi untuk memastikan ada tidaknya orang yang sedang menggunakan toilet dan akan terlihat dari luar," kata Subekti.

Selain itu, toilet juga memenuhi baku mutu yang ditentukan karena dilengkapi instalasi pengolahan air limbah atau biopal. Serta, ramah untuk para penumpang disabilitas.

“Dananya sangat fleksibel karena satu sanitary ware-nya itu investasinya mahal, tapi kalau sistem seperti ini kira-kira Rp 200-300 juta,” tandasnya.