Komuter > MRT

Ragam Soal Infrastruktur Transportasi

Walikota Jakarta Selatan Siap Eksekusi Lahan Proyek MRT Fatmawati

Senin, 23 Oktober 2017 15:46 WIB
Editor : Fauzi | Reporter : Yatti Febriningsih

Lahan Proyek MRT
Bangunan yang harga lahannya belum disepakati dan menghambat pengerjaan proyek MRT di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan.
Foto : Yatti Febriningsih

Share this








Walikota Jakarta Selatan tidak ingin proyek MRT di Ibukota terhambat hanya gara-gara kesepakatan harga ganti rugi lahan.

JAKARTA – Walikota Jakarta Selatan Tri Kurniadi, akan mengirimkan surat peringatan kepada pemilik lahan di kawasan Haji Nawi, Fatmawati. Pengiriman surat peringatan tersebut dilakukan lantaran pemilik bangunan menghambat pengerjaan proyek MRT (mass rapid transit), lantaran terkendala pembebasan lahan. "Hari ini saya akan buat dan kirim suratnya ke pemilik lahan itu. Paling tidak seminggulah akan kita eksekusi," ujar Tri saat ditemui di Balaikota, Jakarta, Senin (23/10).

Tri menjelaskan, masalah pembebasan lahan ini terhambat lantaran belum disepakatinya harga pengganti, dimana Pemprov DKI Jakrta dan pemilik lahan sedang menunggu keputusan Mahkamah Agung.

"Lahannya kan sudah diputus oleh BPN, kan itu kembali ke tanah negara. Yang disengketakan bukan masalah lahan, tapi masalah harga. Dia minta harganya Rp 120 juta, putusan pengadilan Rp. 60 juta, kita bandinglah ke MA belum keluar sampai sekarang," lanjutnya.

Walikota Jakarta Selatan menambahkan, pihaknya bakal segera mengeksekusi lahan tersebut dalam waktu dekat, agar proyek MRT yang tengah dikerjakan (Fase 1 Bundaran HI – Kampung Bandan) bisa segera diselesaikan. ”Eksekusi saja, kan bukan kepentingan saya kok, 176 juta orang akan lewat ke situ," tegasnya.