Komuter > MRT

Usulan MRT Fase II Sampai ke Ancol, Ini Kata Dirut William

Selasa, 14 November 2017 12:38 WIB
Editor : Arif Muhamad Rian | Reporter : Yatti Febriningsih

Stasiun MRT H. Nawi
Layout Sasiun MRT H. Nawi. (Foto: MRT Jakarta)
Foto : istimewa

Share this








Soal usulan MRT fase II, Dirut MRT Jakarta William P Sabandar tak mau komentar banyak karena hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah.

JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Mass Rappid Transit (MRT) Jakarta, William P Sabandar mengkomentari soal usulan MRT fase II (Bundaran HI-Kampung Bandan) untuk bisa sampai ke Ancol, Jakarta Timur. Usulan ini sebelumnya diungkapkan langsung oleh Dirut PT Pembangunan Jaya Ancol, Paul Tehusijarana.
 
"Kalau itu bukan kewenangan saya untuk jawab, kewenangan pemerintah. Dan tanya Dirut Ancol kira-kira kenapa, kan perspektifnya Dirut Ancol yang minta. Dan kita cuma minta link yang ditugaskan, selama ini yang ditugaskan kan baru sampai Kampung Bandan, belum ada penugasan sampai ke Ancol," katanya di Balai Kota, Jakarta, Selasa (14/11/2017).
 
Selain itu, dikatakan William, saat ini pemerintah hanya mengucurkan dana pembangunan proyek sampai Kampung Bandan saja. Meski begitu, menurut William, usulan pembangunan MRT sampai ke ancol bisa saja dilakukan asal menggunakan konsep bisnis to bisnis. 
 
"Tapi jangan pakai dana pemerintah gitu kan. Karena memang tidak ada pendanaannya sampai ke Ancol, sampai Kampung Bandan aja. Sekarang kita cuma fokus ke fase II dulu. Kita fokus ke yang sudah ada. Nah, kita tinggal melihat kebutuhannya seperti apa," katanya. 
 
Sementara itu, lanjut Wiliam, untuk MRT fase II sendiri rencananya akan dibangun keseluruhannya dengan jalur bawah tanah (underground section). Pembangunan ini sendiri menggelontorkan dana sebesar Rp 22,54 triliun.
 
"MRT kan kerjanya berdasarkan feasibility study. Jadi kan jalur utara selatan itu sudah diputuskan, kemudian ada feasibility study-nya. Kemudian pendanaan yang sedang kita urus sekarang adalah dengan pihak Jepang," tandasnya.